tikabangetâ„¢

Isu Kudeta (lagi?!)

October 29, 2005 @ 7:03 am | 21 yang kebangetan

Gw dapet dari milis krayola.

Semoga aja gak bener…tp emang byk yg bilang :(
(No harm done for being cautious)

Tidak tahu sampai dimana kebenarannya, mudah2an tidak tapi tidak ada salahnya kita selalu waspada. Please inform family members to be carefull after Lebaran.

………………………………………………………………………………
(edited)

Waks…
Kapan ni negara mo damai sih..
Udah deh, BBM naek, yaa.. gw terima emang kalo butuh naek..
Malu gw lama-lama jadi Indonesian people…
Masak gw punya temen chatting di philipines sana, sampe nanya :
“Tika, hows life there? Ngeri kayaknya ya di Indonesia?”

Waks..
Untung di djokdja tentram damai aman sentosa sejahtera dan bahagia aja..

Kalo mo dipikir lagi, kejadian kayak yang diatas nih mungkin banget bisa kejadian.
(But, of course, i hope it wont happen..)
Sekarang ni di Jakarta banyak banget yang kejebak gak bisa pulang. Mungkin sebagian besar dengan alasan tingginya tarif mudik.

Lets pray, moga-moga aja orang-orang masi cukup punya akal sehat buat tetap ada di belakang garis moralnya. Negara ini butuh lebih dari sekedar kemarahan dan “sumbu pendek” buat jadi lebih bener.

Larangan Merokok

October 28, 2005 @ 12:16 pm | 7 yang kebangetan


Larangan Merokok Diberlakukan 1 Januari 2006

Mulai 2006, warga pecandu rokok tak dapat lagi bebas
melakukan kebiasaannya itu di sembarangan tempat.
Pasalnya, mulai 1 Januari 2006, Peraturan Gubernur
(Pergub) tentang
larangan merokok di tempat umum akan diberlakukan.

Ini ditegaskan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kepada
wartawan di Balai Kota, Selasa (18/10).

Berdasarkan Pergub 75 Tahun 2005 Tentang Kawasan
Dilarang Merokok, para perokok di tempat umum akan
dikenakan sanksi berupa kurungan enam bulan atau denda
maksimal Rp 50 juta.

Mantan Pangdam Jaya itu memberikan waktu tiga bulan
kepada pengelola gedung, baik swasta maupun negeri
untuk menyediakan ruangan khusus merokok bagi para
perokok.

“Kita berikan waktu tiga bulan. Nanti setelah itu kita
lakukan operasi,” kata Sutiyoso.

Sutiyoso menjanjikan akan menindak tegas para
pengelola gedung yang sampai 31 Desember 2005 belum
membangun ruangan khusus merokok bagi perokok. “Pergub
yang telah dibuat
harus dilaksanakan secara konsisten tanpa pandang
bulu,” tegas Sutiyoso.

Sebagai implementasi awal Pergub 75/2005, BPLHD telah
mengirim surat Gubernur DKI Jakarta kepada 89
pengelola gedung di tiga lokasi di kawasan Monas,
Thamrin dan
Sudirman. “Jumlah pengelola gedung yang telah mengisi
dan mengembalikan formulir
partisipasi sebanyak 31 pengelola,” ujar Kepala BPLHD
DKI Kosasih Wirahadikusumah, Selasa (18/10).

Pasal 13 ayat 1 peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun
2005 menyebutkan bahwa tempat umum, sarana kesehatan
dan tempat kerja yang secara spesifik sebagai tempat
proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat
ibadah dan angkutan umum dinyatakan sebagai kawasan
dilarang merokok.

Sedangkan pasal 24 ayat 1 menyebutkan pengelola gedung
bertanggung jawab terhadap
kualitas udara di dalam ruangan yang menjadi kawasan
umum. “Dan ayat 2 menyebutkan bahwa pengelola gedung
umum wajib mengendalikan pencemaran udara di dalam
ruangan, parkir kendaraan bermotor,” kata Kosasih.

Kosasih menambahkan, adapun partisipasi pengelola
gedung dalam hal pengendalian pencemaran udara dalam
bentuk penyediaan ruang khusus merokok, penyediaan
exhaust fan dalam ruangan khusus untuk merokok,
pemasangan tanda larangan merokok di sembarang tempat,
pemasangan tanda arah menuju ruangan khusus untuk
merokok dan pelarangan
merokok di seluruh area gedung.

“Sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini diikuti
oleh 60 pengelola gedung yang terdiri dari
pengelola gedung kawasan Monas 22 pengelola, Thamrin
13 pengelola dan Sudirman 27 pengelola.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah (Sekda)
Ritola Tasmaya mengimbau agar
pelaksanaan Pergub 75/2005 akan mulai efektif berlaku
Januari 2006 mendatang. “Kita dalam
menerapkan sebuah aturan selalu mengkaji terlebih dulu
apakah peraturan itu bisa dijalankan
atau tidak lalu baru gubernur menanda tangani SK ini.
Kita telah berkoordinasi dengan Dirjen POM dan pihak
kepolisian untuk bisa melaksanakan Pergub ini,”
tegasnya.

Sekda mengatakan, pelaksanaan Pergub 75/2005 tentang
kawasan dilarang merokok dimaksudkan bukan untuk
melarang orang merokok di tempat umum. “Yang dilarang
adalah
merokok di dalam ruangan,” jelasnya.

Sedangkan tujuannya, kata Ritola, yaitu bagaimana
warga Ibukota khsususnya para perokok dapat merubah
perilaku seperti tidak merokok di sembarang tempat dan
lebih toleransi kepada yang tidak merokok.

Sumber :
Pemprov DKI Jakarta
Jl. Merdeka Selatan 8-9 Blok F Lt. 3 Jakarta
Indonesia

Thanx to : Oxygen Phone Manager

October 27, 2005 @ 5:14 am | 5 yang kebangetan

Setalah selama beberapa bulan gundah karena inbox sms di hape udah hampir overload, akhirnya tertangani juga!
Hehe,,
Makasih buat Oxygen Phone Manager yang udah menyelesaikan masalah transfer sms dari hape ke PC.
Sms yang udah 4000an lebih udah tertransfer dengan selamat dan indah ke komputer sekarang.
:>
Gak ada lagi hang dan eror gara gara sms kepenuhan…
hehe..

Pajak Bandwith..??!!

@ 4:38 am | 5 yang kebangetan

Waktu maen ke Studio Alamanda kemaren, gw ketemu ama gitarisnya The Rain, si Ipul. Biasalah, kalo ketemu ni anak, mesti ngobrolnya ujung-ujungnya nyambung ke dunia maya, cyber, coding, dan semacamnya..
Hehe..

Ipul sempet ngomong, “Tik, mo ada pajak bandwith loh. Udah tau belom?”
Waks..
Pajak Bandwith..??!!
Setau gw, blom ada negara manapun yang kasi pajak buat bandwith. Ckckck..
Rumor apaan lagi nih?!

The Da Vinci Codes

@ 4:22 am | 3 yang kebangetan

This book is absolutely awesome!!
Keren banget. Penasaran pengen baca terus. Kata-kata yang ditulis di sampul emang bener-bener terbukti, “…Menggoyang Iman..”
Mmmm…
Sementara baru sukses baca sebagian-sebagian bab yang itu aja gak selese bacanya.
Hehe..
Maklum, buku punya temen.
Harus beli sendiri nih kayaknya..

*Tunggu ulasan The Da Vinci Codes berikutnya….

BBM mo naek lagi??!!!

October 13, 2005 @ 4:38 am | 16 yang kebangetan

HAAAHHHHHH??!!!!

BBM mo naek lagi?!!
Ya ampun!!

Pagi ini nemu berita bab BBM mo naek lagi taon depan.


Aburizal Bakrie: BBM Naik Lagi Awal 2006

- BBM akan terus dinaikkan sesuai harga pasar internasional pada 2007-2008

Surya Kusuma
Harian Ekonomi Neraca (03 Oktober 2005)

JAKARTA - Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, mengatakan, pemerintah
menurut rencana akan kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM)
pada awal tahun depan. Untuk kepentingan itu, pembahasan dengan dunia
usaha dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bisa dilakukan mulai sekarang.

Kata Aburizal, pemerintah menyambut baik keinginan Kadin untuk dapat
dilibatkan dalam setiap agenda perencanaan kenaikan harga BBM. “Memang
ada pasal dalam Peraturan Presiden No.55/2005 yang menyatakan bahwa
untuk membahas rencana kenaikan harga BBM bisa melibatkan pihak lain,”
katanya di Gedung Departemen Keuangan, Sabtu.

Penasihat pemerintah, seperti dikutip oleh harian The Financial Times,
Inggris, (30/9), mengatakan, di bawah sistem harga yang baru yang akan
mulai efektif berlaku pada Januari 2006, sebuah komite beranggotakan
tujuh menteri kabinet yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Aburizal
Bakrie, akan memutuskan seberapa besar penyesuaian kenaikan harga
untuk setiap triwulan.

Pengalihan kepada Menteri Perekonomian ini merupakan hasil keputusan
dari dekrit yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada
29 September–dua hari sebelum pengumuman kenaikan harga minyak
kemarin. Dengan demikian, keputusan untuk menaikkan harga minyak yang
tidak populer itu tidak akan diputuskan lagi oleh presiden Indonesia.

Target dari kebijakan tersebut, kata sumber-sumber yang dekat dengan
pemerintah itu, adalah membuat harga bensin sama dengan harga pasar
internasional pada Januari 2007, lalu diikuti solar yang juga akan
dinaikkan hingga menyamai harga pasar internasional pada Juli 2007.
Dan terakhir, minyak tanah juga bakal dinaikkan hingga sama dengan
harga di pasar internasional pad Januari 2008. Setelah semuanya
mencapai target, maka harga BBM akan dibiarkan mengambang bebas
mengikuti harga pasar minyak dunia.

(Antara, Financial Times)

Wakz..
Kalo beneran mo naek lagi, kaco nih..
Bukannya gak menyadari dampak bagusnya kalo BBM naek. Gw ngerti banget gimana efek-efek makro, mikro, sebab musabab dll dsb tralala trilili kenapa BBM naek. Bukannya gak ngerti jalan pemikiran orang-orang yang setuju kalo subsidi BBM dihilangkan.
Tapi Indonesia ini negara dengan (menurut gw) hampir separuh rakyatnya berada di bawah garis kemiskinan. Oke, subsidi emang bikin rakyat kita manja berpuluh-puluh tahun. Dan harga minyak Indonesia ini emang gak memungkinkan untuk dipertahankan karena banyak faktor. Paham banget.

TAPI..
Masalahnya, kadang menurut gw, orang-orang yang bisa dengan tenang ngomong “BBM tuh harus naek.Orang-orang yang gak setuju tuh manja.”, KADANG loh, mereka kurang empatif.
Inget dong para buruh yang gajinya sehari bisa-bisa malah gak cukup buat beli minyak tanah seliter aja. Inget dong tukang becak yang punya anak 4 biji, dengan biaya sekolah yang bukannya tambah menolong, tapi tambah nyekek leher.
Mana ada hasil subsidi buat pendidikan?
Mana ada hasil subsidi buat kesehatan?
Kemaren malah nemu berita ada ibu-anak disandera rumah sakit gara-gara gak bisa bayar duit pengobatan.
Should i

Sapa sih menteri basbang yang bilang: “kalo gak bisa beli gas, beli minyak tanah. Kalo ga mampu beli minyak tanah, pake kayu bakar?”
Lucu juga sih. Harga minyak mo di-Standar Internasional-kan, tapi gaji masi standar lokal.

Kisah Poster Album

October 12, 2005 @ 3:49 am | 3 yang kebangetan

Di mailbox, tuh poster album udah 3 kali ditempel.
Ilang terus. Mana ilangnya rapiiiii bangeeettttt…. Padahal poster-poster yang laen masi manis-manis aja nangkring di kaca.

Di burjo deket basecamp, ditempel, tau-tau udah lenyap gak tau kemana. Padahal poster laen masi setia di tembok.

*Duh, mas.. Minta aja poster ke basecamp, masi banyak kok. PLus tandatangan yang bikin album lagi…*

Wanna hit somebody?

October 8, 2005 @ 5:43 am | 15 yang kebangetan

Pernah kena makian orang01 buat perbuatan yang gak pernah kamu lakuin?

Do you wanna hit somebody??!! x(

Dari ratusan makian yang dilontarin ke kamu, kamu bales sekali, ngomong bukan kamu yang salah. Dan gara-gara itu, kamu lanjut kena makian ama orang laen02?! Padahal notabene, yang bikin kamu dimaki-maki tuh orang laen02 ini. Siyal.

Do you wanna hit somebody??!!x(

Dan kejadian yang sama berulang lebih dari dua kali?!

Do you wanna hit somebody??!!

Yes..
I love to
RIGHT NOW!! x(

Next Page »