Medali Emas untuk Indonesia

Ini postingan yang basbang.. Tapi biarin.. Hehehe..

Akhirnya…

Pada Olimpiade Fisika di Singapura kemaren nih, Indonesia dapet 4 medali emas!!
Waowww…!!
Kereennnnnn….!!!!

Selain itu, Wakil Indonesia meraih satu medali emas dan satu medali perunggu dalam kompetisi matematika The 10th Primary Math World Contest (PMWC) bagi siswa sampai dengan grade 9 (jenjang SD-SMP) di Hongkong pada 17-20 Juli 2006.
Padahal tim Indonesia sempet gak bisa berangkat ke Sl

Ini gw dapet di milis. Kalo udah pada baca, biarin.. Lha baru baca tadi nih… :(
*kuper lo tik..*

Tulisan singkat berikut berasal dari Prof Yohanes Surya.

Hasil ini menunjukkan bangsa kita punya potensi besar untuk sukses di
dunia,kita hanya perlu kerja keras untuk mencapai itu.

Beberapa kesan dari Olimpiade Fisika Dunia ke 37 Singapore 2006

  1. Waktu upacara pembagian medali, Dutabesar kita duduk disamping para dutabesar dari berbagai negara seperti filipina, thailand, dsb.
    Waktu honorable mention disebutkan, ternyata tidak ada siswa Indonesia.
    Dubes-dubes bertanya pada dubes kita (kalau diterjemahkan) “kok nggak ada siswa Indonesia”.
    Dubes kita tersenyum saja.
    Kemudian setelah itu dipanggil satu persatu peraih medali perunggu. Ada yang maju dari filipina, thailand, kazakhtan dsb.
    Lagi-lagi dubes negara sahabat bertanya “kok nggak ada siswa Indonesia?”
    Kembali dubes kita tersenyum. Dubes kita menyalami dubes yang siswanya dapat medali perunggu.
    Kemudian ketika medali perak disebut, muncul seorang anak kecil (masih SMP) dengan peci sambil mengibarkan bendera kecil, dan namanya diumumkan Muhammad Firmansyah Kasim…dari Indonesia…
    Saat itu dubes negara sahabat kelihatan bingung, mungkin mereka berpikir “nggak salah nih…”. Ketika mereka sadar, mereka langsung mengucapkan selamat pada dubes kita. Tidak lama kemudian dipanggil mereka yang dapat medali emas.
    Saat itu dubes negara sahabat kaget luar biasa, 4 anak Indonesia maju ke panggung berpeci hitam dengan jas hitam, gagah sekali.
    Satu persatu maju sambil mengibar-ngibarkan bendera merah putih. Mengesankan dan mengharukan. Semua dubes langsung mengucapkan selamat pada dubes kita sambil berkata bahwa Indonesia hebat.
    Tidak stop sampai disitu. ketika diumumkan “the champion of the International physics olympiade XXXVII is…….Jonathan Pradhana Mailoa”.
    Semua orang Indonesia bersorak.
    Bulu kuduk berdiri, merinding….
    Semua orang mulai berdiri, tepuk tangan menggema cukup lama…
    Standing Ovation….
    Hampir semua orang Indonesia yang hadir dalam upacara itu tidak kuasa menahan air mata turun.
    Air mata kebahagiaan,air mata keharuan….
    Air mata kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang besar…..
    Segala rasa capai dan lelah langsung hilang seketika…
    sangat mengharukan….
  2. Selesai upacara, semua orang menyalami. Orang Kazakhtan memeluk
    erat-erat sambil berkata “wonderful job…”
    Orang Malaysia menyalami berkata “You did a great job…”
    Orang Taiwan bilang :”Now is your turn…”
    Orang filipina: “amazing…”
    Orang Israel “excellent work…”
    Orang Portugal:”portugal is great in soccer but has to learn physics from Indonesia”,
    Orang Nigeria :”could you come to Nigeria to train our students too?”
    Orang Australia :”great….”
    Orang belanda: “you did it!!!”
    Orang Rusia mengacungkan kedua jempolnya..
    Orang Iran memeluk sambil berkata “great wonderful…”
    86 negara mengucapkan selamat…
    Suasananya sangat mengharukan…
    saya tidak bisa menceritakan dengan kata-kata…
  3. Gaung kemenangan Indonesia menggema cukup keras.
    Seorang prof dari Belgia mengirim sms seperti berikut:
    “Echo of Indonesian Victory has reached Europe!
    Congratulations to the champions and their coach for these amazing
    successes! The future looks bright….
    Marc Deschamps.”
  4. Ya benar kata Prof. Deschamps, kita punya harapan….

    Salam
    Yohanes

Hehehe..
Selamat..Selamat..
Gw bangga sama kalian semua..
Kita lihat, ada perubahan gak situasi di endonesa dengan adanya juara-juara kita ini..

Empat medali emas diraih atas nama Jonathan Pradana Mailoa, Pangus Ho, Irwan Adiputra, dan Andi Octavian Latief, sementara Muh Firmansyah meraih perak. Padahal, target tim Indonesia adalah 3 emas dan 2 perak.

Indonesia juga berhasil meraih gelar the absolute winner karena mendapat nilai total tertinggi. Nilai tertinggi itu didapat atas nama Jonathan. Jonathan mendapatkan the best experiment. Target the best theory yang menjadi harapan jatuh ke tangan Cina.

Jumlah medali emas yang dicapai tim Indonesia pada Olimpiade Fisika 2006 di Singapura itu lebih banyak dibandingkan jumlah medali yang diraih pada olimpiade-olimpiade sebelumnya, yaitu tahun 2005 di Spanyol meraih dua emas dan tahun 2004 di Korea Selatan, juga dua medali emas. Padahal mereka ditargetkan meraih tiga medali emas.

Btw, kayaknya gw harus mulai bikin sesuatu biar bisa bangga ama diri sendiri..
Ada yang bikin Olimpiade Cewek Basbang?
Pliz..?

Link :

11 comments on “Medali Emas untuk Indonesia

  1. Mebanggakan, emang. Tapi jangan langsung bangga bahwa sistem pendidikan di Indonesia juga patut dibanggakan.
    Yang ada, menyedihkan. Pendidikan yang berkualitas sudah tidak bisa dinikmati wong cilik. Semua harus bayar. Mo masuk ke sekolah paporit harus pake DSP (uang gedung) yang ga kira-kira. Padahal yang dijadikan gedung beneran paling cuman 10-20 persen. Belon lagi kalo ada program kusus. Akselerasi, lah. Internasional, lah. Ini, lah. Itu, lah. Gombal, lah.

    “Marah, Gw” X-(

    Yang jelas beberapa oknum pendidik sering ganti2 mobil. Padahal, berapa sih gaji PNS. Belon lagi ntu para dewan sekolah nyang notabene perwakilan orang tua murid. Malah bela-belain pungutan.

    “Dapat brapa persen, ya?”

    Eh, konyolnya lagi ada ketua dewan sekolah yang gak turun2 pdhl anaknya sudah bbrp taon lulus.

    Ini lagi, Media Indonesia. Bukan dari kemaren2 nulis tentang pungutan liar
    Telaat! Sekarang pungutan sudah merajalela. Nyang prepentip dikit, nape? Jadi rem, gitu.

  2. Selamat..selamat, ikut sedikit senang ditengah2 duka negara kita yg lagi sarat masalah dan musibah. Blognya Tika tak link ya? thanks

  3. wahhhh..hebat…gw sampae merinding juga bacanya…apalagi menyaksikan langsung ya….., ato ga gw gitu lho yang ada disitu …(mimpi kali yee…)

  4. Ya..untunglah masih ada Olimpiade Fisika dan Olimpiade Matematika..jadi masih ada yang bisa dibanggakan Indonesia. Abisnya..dicabang sepak bola…kite tertinggal banget.
    Tetapi waktu…nonton acara penyambutan di TV, gue rada kekhi, karena para duta bangsa Indonesia pada pake “kopiah/songko”..kesannya…maksain banget gitu lho…..
    Bravo Pelajar Indonesia!!!

  5. “Kita harus bersyukur bahwa sebenarnya cukup banyak juga orang se-negara kita yang bisa berprestasi di bidang2 ilmu tertentu ditingkat Internasional,namun saat ini masih jarang orang2 yang berdedikasi untuk menularkan ilmunya dan mencerdaskan orang lain seperti pak Yohanes Surya (Khas: “Fisika itu Asyik bukan…?”), setahu saya yang banyak itu malah orang pinter yang membodohi orang lain”

  6. yup gue setuju ama adp98, jgn mentang mentang ada *segelintir* orang yang bisa berprestasi di dunia internasioanal, lantas berani mengklaim kalo sistem pendidikan kita sudah baik.

    kalo kita mau jujur, mereka yang menang itu kan (mungkin) dari latar belakang keluarga yang (sekali mungkin) mampu untuk memenuhi semua fasilitas dia untuk belajar. kalo mereka hanya berharap dari ilmu yang mereka dapat di sekolah gue berani blng hal itu gak mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *