Tembok-Tembok Pemisah itu..

May 22nd, 2007 · 10:38 pm @ tikabanget™  -  20 Comments

Halah, milih judul kok sinetron banget, Tik.. (Biarin, weks..)

Di Irak sana, tepatnya di Adhamiyah, Baghdad, telah dibangun tembok pemisah yang mengelilingi perkampungan Sunni. Tembok ini, kalo si Ryan Crocker bilang sih, tidak permanen dan membantu aparat keamanan membatasi gerakan militan Sunni dari Adhamiya.


Dibangun oleh abang tentara Amerika yang cuma bisa menjalankan perintah bosnya, di beberapa titik pemukiman di Baghdad dengan pemisah dari beton. Tapi kecaman keras beberapa partai politik baik Sunni maupun Syi`ah. Dan akhirnya pada 22 April kemaren, Perdana Menteri Irak, Nouri Maliki memerintahkan pembangunan tembok dihentikan. Tapi ya ndak berhenti tuh..??8-|

Yang kasi kritik keras banyak, yang kreatip juga banyak. Sejumlah seniman memutuskan buwat permak wajah tembok. Mungkin mereka pikir, bisa lumayan meredakan emosi dari dampak psikologis ngeliat tembok pemisah ini.. Hehe..


Gimana ya, kok ya ceritanya mirip-mirip sama tembok yang pernah ada di Berlin dulu ituh, yang menewaskan si Peter Fechter..? Ato tembok yang memisahkan Israel-Palestina? Ato yang laen lagi, tembok pembatas Korea Utara-Korea Selatan..? Semua tembok pembatas ini juga sama-sama jadi ajang mural gituh.. Cerita versi politis-nya, bisa tanya sendiri ke mbah Gugel.. Saya capek ngurusin politik..


Wuih, pernah ngurusin tho, Tik?
Jaman masi muda dulu..
Oiya deng, sekarang dah tuwa, ndak lulus-lulus lagi..
Cerewet..:(|)

Ternyata, menarik juga mencermati kisah-kisah seputar para tembok pembatas. Poto si Peter Fechter dalam pose sekaratnya, yang meninggal setelah ditembak tentara penjaga perbatasan Tembok Berlin, jadi super beken.


Di jaman kuno pun (jaman kuno tu taon brapa, Tik?) juga banyak cerita bab tembok-tembok pembatas. Yang paling beken dan paling utuh ya Tembok Besar China ituh. Ada lagi London Wall, tembok pertahanan yang dibangun tentara Roman di Sungai Thames. The Western Wall, tembok suci-nya orang Yahudi di Jerusalem. Tembok Aurelian, yang dibangun di Roma sekitar 270-273 Masehi.

Jogja? ;))Mmmm.. Coba liat ituh tembok air raksasa Tamansari, atau tembok pembatas Kraton yang aselinya berarea seluas lebih dari 14 kilometer persegi. Tebal dindingnya bisa mencapai 4 meter gituh. Ndak kalah acik mencermati arsitektur kuno negeri sendiri gituh..:-

Link :

Share

20 Comments → “Tembok-Tembok Pemisah itu..”


  1. iway

    2 years ago

    pertamax :D

    Reply

  2. gerry

    2 years ago

    postingan nya ngebahas tembok? hehe tp yg namanya tembok pasti ga bakal bertahan deh, terutama yg dibikin sebagai simbol pemisah 2 kubu yg berkaitan pada awalnya(contoh: Berlin).

    Cuma kepikiran aja Great Wall itu gmana cara mo runtuhinnya ya?

    satu lagi yg susah jatohinnya, Muka Tembok hehe *paan sih?*

    Reply

  3. GuM

    2 years ago

    tembok itu ada disini, di hati kita. selama tembok di hati kita belum runtuh, akan banyak tembok2 raksasa yang muncul di muka bumi.

    baik yang tampak, maupun yang tidak.

    Reply

  4. Co-That

    2 years ago

    @gum stuju!

    Reply

  5. ekowanz

    2 years ago

    mmm…
    ada satu tembok lagi tik.
    tembok dihatiku :D
    *halah*

    Reply

  6. gita

    2 years ago

    ngakak baca postingannya ekowanz!

    Reply

  7. peyek

    2 years ago

    gimana kalo ngebayangin “dunia tanpa tembok?” apa tambah lebih mirip judul sinetron?

    Reply

  8. venus

    2 years ago

    foto si peter…waduh, korban tembak apa korban tembok, tik? :D

    Reply

  9. Co-That

    2 years ago

    @venus
    kayaknya ketimpa tembok deh mbak bwahahahhaha

    Reply

  10. anakperi

    2 years ago

    tembok yang bukan pemisah, ada nggak, ya?

    Reply

  11. walahwalah

    2 years ago

    lebih susah mbongkar tembok keterbatasan (ato apa ya…?) yang ada dalam diri menungso…! piye yo men masalah kabeh beres…???? walahwalah….!

    Reply

  12. zaki el one

    2 years ago

    kenapa juga mesti tembok?
    gak ada cara lain apa?
    semisal roti kek, kan murah enak lagi
    *gak nyambung*

    Reply

  13. agung

    2 years ago

    tembok… kita tinggal nunggu dirobohi tik.. tapi tembok derita blum lulus lebih berat loh

    Reply

  14. Adham Somantrie

    2 years ago

    Adhamiyah?
    Adham Somantrie?

    Reply

  15. Agam

    2 years ago

    kayak di Palestina aja.
    kita sebagai orang kecil cuma bisa liat :(

    Reply

  16. bangaiptop

    2 years ago

    Ibu saya hobi banget nanem tanaman-tanaman obat. Suatu hari, beberapa kambing dengan kejamnya menjarah tanaman-tanaman ibu saya dengan lahapnya.

    Ibu saya ngamuk. Lalu meminta saya mengusir kambing-2 itu.

    Tuh kambing, saya usir-usir… Lah ga mau pergi juga. Saya ga mau menggunakan kekerasan untuk mengusir kambing itu. Sebab saya bukan aparat orde baru, atau Satpol PP Jakarta.

    Dasar kambing binal. Tanaman ibu saya ludes tanpa sisa.

    Akhirnya, besoknya, saya dan adik-adik membuat pagar tembok di halaman rumah.

    Sejak saat itu… Tembok-tembok itu memisahkan kami dengan dunia kambing.

    Sedih juga sih, ga ngeliat kambing lagi di halaman rumah. Tapi sekaligus senang, karena ibu saya bisa berkebun dengan bahagia lagi.

    Duh kambing!
    Duh tembok!
    Duh Gusti!

    Reply

  17. aribowo

    2 years ago

    bener tuh kata gum, selama tembok dalam hati kita belum diruntuhin, tembok2 pemisah itu bakal terus berdiri

    Reply

  18. Yusuf Alam Romadhon

    2 years ago

    masalah tembok?
    tembok itu netral
    yang bikin ga netral
    ato siapa yang bikin ga netral
    siapa provokator
    sehingga butuh tembok
    tapi kalo tembok itu di rudal?
    ga tau deh

    sepuluh kali sepuluh = capek deh

    Reply

  19. Harrie

    2 years ago

    Btul kata GUM, Tembok Hati perlu dihapus supaya tidak menjadi Muka Tembok.

    Reply

  20. putrisolo

    2 years ago

    kok banyak yang bilang BBC bohong sih? Emang terlalu melebihkan ya berita di BBC?

    Reply

Leave a Reply