Vandalisme di Bantul ituh..

BANTUL – Acara Pelatihan dan Konsolidasi Mahasiswa dan Pemuda Tingkat Nasional di Kebun Buah Mangunan, Dlingo, kemarin dibubarkan secara paksa oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Front Anti Komunis Indonesia (FAKI). Massa juga menyekap panitia dan memukuli. Bahkan tenda yang digunakan peserta dibakar.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00. Acara yang diikuti sekitar 150 peserta dari elemen buruh, mahasiswa, dan pemuda ini menghadirkan narasumber Dr Mochtar Pakpahan dan Ketua PP Muhammadiyah Dr Haidar Nashir diserang.
Radar Jogja – Massa serang pelatihan mahasiswa

Heh? Ada apah inih? /:) Siapa pula FAKI ituh…

Katanya, (baca di koran koran ituh..) FAKI ndak suka sama acara yang diadakan sama acara forum kebangsaan pemuda yang diadakan oleh anak-anak UMY inih. Dan terjadilah kisruh massa di Dlingo, Selasa kemaren (5/8), di tempat acara diadakan. Alasan penyerangan? Kumpulan itu diduga mo kumpul-kumpul komunis. Lho? Apa salahnya tho sama komunis?

Dan menurut disini, sampe hari Rebo para pelaku ndak ditangkap. Kata pak pulisinya sih, masih diusut. Katanya ndak ada korban. Halah,alasan basi. Padahal jelas-jelas makan korban. Salah satunya Agus Bintoro, panitia yang sempet disekap dan dipukul orang-orang FAKI.

FAKI inih siapa tho? Semacam sodara tiri si FPI kah? Wekekek.. :D
FAKI udah bikin beberapa aksi sosial **howek** dengan menggeruduk kegiatan-kegiatan yang dituduh mereka “diboncengi komunis”. Biasanya aksi mereka juga ditemenin sama sodara tirinya ituh, si FPI. Misalnya kayak kejadian Hari Buruh taun kemaren.

Panitia sudah membantah, mereka hanya melakukan pelatihan pemuda Indonesia. (Ndak jelas juga pelatihan apa..) Dan mereka udah mengantongi ijin dari Kepolisian. Lha, misalnya pun mereka ngumpul mo bahas bab komunisme pun, lha terus dimana salahnya? Apa yang salah dengan komunis?

Gara-gara PKI? Owh.. Tolong deh, mas.. [-(

“Lhaa.. Harusnya kan yang dibenci ituh perbuatan PKI ketika ituh tho, Nduk.. Yang diwaspadai tindakan yang bisa merugikan. Bukan komunisme nya yang disalahin. Manusia ituh kadang terlalu menurutkan nafsunya. Ndak dengan cantik memainkan otak dan memeta-metakan masalah..”

SiMbah Ed menenangkan sayah yang lagi emosi. Sayah cinta liat senyumnya yang teduh.

“Lha iya tho mbah.. Kayak mereka-mereka ituh udah menguasyai ajah yang disebut komunisme ituh apa.. Anti.. Anti.. Halah, gundulmu.. Lha, coba ituh, nanti kalo denger sayah ngomong gini, ntar dituduh mendukung haluan kiriii…. [-( Halah, repot ngadepin orang buta ndak bisa mikir..”

Sayah masih ngomel-ngomel.

“Lha sekarang kamu bisa ngomong gituh, Nduk. Sama kayak dirimu ituh, Nduk. Coba kamu memetakan masalah dengan baik dari dulu, kan mesti dah lulus dari kemaren-kemaren.. Bener ndak, Nduk? 8-|

:| **glek**

Dan inih buwat bacaan :

103 comments on “Vandalisme di Bantul ituh..

  1. @ fahmi! :
    betul bang fah.. ter..la..lu..
    **bang rhoma mode on**

    @ det :
    :( sabar yah.. besok kalo sayah posting sayah kasitau duluan deh..
    **halah, kayak postingan sayah penting ajah :)) **

  2. gw g demen ngomong FPI, n gerakan yg sealiran dengannya… Gw benci mereka… kenapa ya gak ada mo bubarin, padahal aksi mereka kan udah anarkis banget…

    POKOKNYA GW BENCI FPI, SEKALI BENCI TETAP BENCI
    kalo lu tik… lu setuju gak sama komunis?
    menrut lu yg komunis itu mana?

  3. saya kok belum kenala sama mbah Ed ya?? percuma ngomong ama orang yang udah jelas ga mau ngerti, bantai aja tik! kita semua yakin sama nama besar tikaBANGET :D

  4. Hayah, yang bener ya FAKI = Front Ahli Komunis Indonesia.
    Mereka itu nyerang soalnya takut ndak jadi organisasi komunis nomor satu di Endonesa…

    *conspiration theory mode on
    >:)

  5. mbak tika, dari wiki disebutkan
    “Secara umum komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya, dengan prinsip agama adalah racun yang membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata.”

    Nah ituh serem mbak, karena membatasi agama…

    Saya bukan membenarkan tindakan FAKI loh, cuma pengen mastiin komunis gak salah di sebelah mananya mbak?

    btw, salam kenal mbak tika *huwe pake mbak, saya sok muda :D*

  6. *berikut adalah contoh blogger fast reader yang memberikan komen tanpa mengikuti link terkait yang diberikan sang empu blog dan berpikir dangkal langsung setuju sama tulisan si empu blog*

    Iya, kayak g punya pendidikan aja. Mereka apa ga punya cara lain buat negor, masak sampe dibakar kayak gitu? Lho emang apa salahnya ngomongin Komunis?

    :d

  7. Seharusnya Tika memberi tautan artikel komunisme di Wikipedia Bahasa Inggris, ya tik? ;)

    http://en.wikipedia.org/wiki/Communism

    Disitu tidak ada satupun kata ‘religion’. Setidaknya kita bisa menyimpulkan bahwa jargon ‘ketidaktuhanan’ yang sering dilekatkan dengan komunisme sebetulnya bukan ciri dari komunisme itu sendiri. Dugaan saya, wikipedia Indonesia (seperti penduduk Indonesia pada umumnya) sudah sentimen terlebih dahulu dengan kata ‘komunis’, walaupun tidak pernah tahu secara pasti definisinya.

    Berarti kita bisa menerapkan komunisme yang berketuhanan ya?

  8. @ 15. Chie :
    bener yang dimongin Herman di atas sayah inih.
    sayah harusnya ngasi link bab komunisme di wikipedia english.
    sayah ndak baca seksama bab komunisme di wikipedia endonesa.
    bukan berarti sayah dan Herman pendukung komunisme.
    tapi alangkah eloknya kalo dalam menghakimi apapun, didasarkan pada referensi yang luas.
    sayah tujukan kalimat inih buwat bang FPI dan FAKI.
    :)

  9. bentuk massa yang kayak gitu deh, yang gak bisa melakukan perubahan yang lebih baik, kecuali bikin tambah rusuh. Dari caranya aja udah mencerminkan kalo mereka nggak berpendidikan. *sebel mode on*

  10. buat saya komunis itu bagus sih secara teori, cuman kok saya ndak sreg sama pelaksanaannya di lapangan .. hidup teroi komunis

    *kabur, takut diuber FAKI*

  11. Duh..anarkis banget sih..Sampe kapan berakhir yang seperti ini? Slogan “Indonesia adalah negara hukum” nampaknya sudah bergeser menjadi hukum rimba. *menghela napas dalam*

  12. Iku FPI karo FAKI (opo maneh) tadi malem liat berita vandalisme…
    tambah ajor moralisme bangsa indonesia.
    Jelas-jelas yang diundang dari PP Muhammadiyah, masih dianggap komunis….lah yang komunis itu siapa? Jangan-jangan si FAKI tersebut yah…FAKI=Fakir Miskin kali

  13. “**howek**”
    entah kenafa saia lansun kesummon kesini! :twisted:
    —————————————————
    betewe, saia malah baru ndenger soal FAKI, hmm…munkin jadi lebih enak dibaca dan didenger kalo jadi FUCK-I kali yah..

  14. nambah lagi :)

    pada dasarnya ga ada yang salah dengan komunis..cuma terapannya aja yg berbeda diIndonesia dan jadi jelek imagenya gara2 G30’s PKI dulu..padahal orang rusia jadi sedih kalau melihat film G30’s PKI itu karena paham komunis disana ga seperti di Indonesia..( ini cerita teman saya lo :D )

    tapi saya setuju dengan kamu Tik tapi juga setuju dengan chie :D

    *ga tegas saya ini, hahahaha :P

  15. wah.. Pesta Blogger 2008 juga harus hati-hati nih. Kan mengutamakan kesetaraan antar semua blogger. Lah kan prinsipnya komenis itu. Haram jadah, panitianya harus diculik. Tempatnya dibakar!!

    /gg

    *kabur*

  16. *tetep koment ..
    tau apa yang ada dipikiran aku pas tau kejadian ini kemarin?
    Langsung cari tahu “kumpul2 si pemuda” di modali barisan mana.. (kalo FAKI udah jelas barisan mana..)

    trus cek dan ricek..

    “Ohhhh… pantes,… ”

    Isu itu emang indah di hirup ketika hangat2nya, seperti aroma kopi.. :D

  17. Kalau bolehjujur apa sih yang ditakutkan dari komunis sekarang ? ideologi sudah basi. Para sponsornya seperti Uni Sovyet sudah rontok. Cina sudah mementingkan kapitalis, karena membuat cadangan devisanya menggelembung.
    Ini khan ketakutan ala orde baru. Sementara rombongan pasukan bersorban ala Dipenogoro itu masih saja kekurangan issue issue. Mbok yang digerebek itu prostitusi, judi, jelas jelas didepan mata.

  18. lagian belajar tentang komunisme bukan berarti untuk menjadi seorang komunis, kan?

    kalau memang begitu, lalu apakah belajar kriminologi berarti belajar untuk berbuat kriminal?

  19. @ 45. leksa :
    eh… :| dimodali barisan mana ituh, lek.. **penasaran**

    @ 46. iman brotoseno :
    kata temen sayah yang pernah ngeliat sendiri gerebekan FPI ke tempat dugem, akhirnya mereka pergi juga kok kalo dikasih duit.. wakakak.. :))
    dan ada isu, FPI jadi malah kayak preman yang kalo ndak dibayar si tempat dugem, trus ada grebekan deh ke tempat ituh..

  20. Susah juga ya.. soalnya pengertian komunisme skr itu terpengaruhi juga oleh “sumbangsih” alm. eyang di jaman keemasannya. Sampe skr apa itu komunisme jadi rancu, simpang siur. Ada yang mengartikannya sesuai dengan yang si alm. eyang doktrinkan – dan berhasil. Ada pula yang mencoba untuk menetralisir keadaan dengan menggunakan logika dan ilmu pengetahuan.

    Saya sih jujur sejujurnya, dari lubuk hatiku yang paling romantis, saya ndak paham arti riil komunisme itu apa. Pun juga ndak paham gimana pengaplikasiannya kalo ada parpol yang menganut paham ini di Indonesia. Yang saya paham, sesuai dengan ayat pertama dari Pancasila, kl si NKRI ini negara ke-Tuhan-an. Nah, tentang masalah ada paham anti-anti ke-Tuhan-an (ndak paham apa komunisme termasuk), dan merujuk ke ayat pertama Pancasila, seharusnya ada peraturan pemerintah mengenai penindaklanjutan mslh ini.

    Kasus di atas itu, bukti kesimpangsiuran pemerintah juga ttg regulasi2 negara. Akibatnya banyak pihak yang membenarkan diri harus “turun lapangan”, main hakim sendiri dan makan korban akhirnya. Padahal blum tentu tindakan itu benar. Padahal ini negara hukum, bukan negara rimba. Kecuali kalo lembaran2 hukum negara sudah ndak valid lagi, mungkin baru hukum rimba yang dipake (inget jaman penggulingan alm. eyang dulu?).

    Phewww… banyak pe-er nihh om2 di DPR/MPR.. (Sanahh kerjaaaa kaliann!)

    *sambil ngunyah coklat*

  21. mbak tika, jangan2 yang suka mengklaim diri mengatasnamakan umat islam kayak FPI atau FAKI itu hanya sekadar untuk menutupi kekurangannya yang ndak paham banget masalah islam ituh. *halah* lha wong mau diskusi aja kok ya pakai gebug dan pentung segala.

  22. ya tuhaaannn….sorry, baru baca!

    kalo mereka mbahas soal komunis, emang kenapa sih? apanya yang salah? apa bedanya mereka mbahas matematika atau apapun? apa yang harus ditakutkan? kenapa pula mereka harus dipukulin? dasar orang2 itu…selalu mengatasnamakan agama. padahal agama ga pernah menyuruh untuk: “bantailah orang2 yang tak sependapat denganmu”.

    yg cie cie atau siapapun….baca dunk, pahami dengan bener! berbeda ga harus mukulin orang kan?

  23. dude… apa yang salah dengan komunis… komunis itu keadilan sempurna sama rata, sama rasa… kesalahannya mungkin cuman karena terlalu sempurna jadi nggak bisa diwujudkan… selebihnya itu paham yang bagus kok…

    hasty generalizasiong…. eeeeeccccuuuuuuuaaappppeeee deeeegggggghhhhhhhh…..

  24. nanggepin santi yoo… IMO, dalam komunis itu bukannya nggak ada Tuhan… hanya saja kebebasan beragama seseorang itu dihilangkan… jadi benar2 beribadah dalam hati penganutnya… nggak gembar-gembor kesana kemari bawa bendera islam dan di tangan satunya bawa tongkat besi… CMIIW…

  25. @ 51. Santi :
    sayah setujuh sama si Andrew (komen 65).
    bukan masalah tidak berTuhan..
    tapi ndak dimasalahkan agama dalam komunis ituh.
    terserah si pelaku mo beragama apa..

    wikipedia endonesa menangkapnya dengan salah ituh..

  26. yah bangsa ini memang gemar menyalahgunakan ajaran.
    dulu orang2 so called komunis kejam dan membunuh?? dan komunisme pun dilarang di sini. Sementara di Italia sana dengan Katolik roma nya pun ada partai komunis.

    dan sekarang orang2 yg tertutup hatinya menggunakan cara2 kekerasan berdalih agama. bunuh sana bunuh sini, bom di sana lalu bom di sini.

    and yet, kenapa kita gak larang saja agama2 itu seperti kita melarang komunisme?

    ajaran komunisme disalah pahami
    ajaran agama pun disalah mengerti

    siapa yg sesat dan kafir? siapa yang anti Tuhan?
    jika ada yng anti Tuhan, trus knapa?

    kafir tidaklah semata-mata berarti tidak beriman, ia lebih berarti tentang siapa yg menolak kebenaran, menutup hatinya bahwa Tuhan menciptakan dunia dengan keberagaman, termasuk komunisme

  27. BUSET…
    gile bener tuh forum,
    sedikit mirip sama forum yang suka ngancur-nagbcur klub-klub… malam dijkrta ato sok menyidak klub2??
    mank penting bgt ya mereka!!
    trus polisi tugasnya apa ya?

  28. numpang lagi jenggg tikk :D

    Saya pikir harus diluruskan dahulu bahwa hukum di negara ini berasal dari UUD 1945 dan Pancasila. MakDarIt, segala bentuk kekerasan yang jelas melanggar aturan hukum yang berlaku di Indonesia jelas salah dan harus dikenai sanksi.

    Nah, kalo tentang yang gembar gembor bawa bendera salah satu agama di tangan kanan lalu bawa pentungan di kanan kiri, coba ditelurusi dulu.. belakang layarnya “siapa”, apa misi “mereka” sebenarnya, siapa yang mendukung “mereka”. Hati-hati dengan pengadu domba yang ingin memecah belah negara. Trus kenapa pake bendera itu? Ingat mayoritas pemeluk agama di NKRI itu. Kita itu negara kaya, jadi wajar kalo dilirik iri. Tapi kalo mau terang2an bilang perang juga gak bisa, karena “mereka” juga sembunyi di balik badan HAM di seantero dunia. Jadi, jangan dianggap sepele mereka ini. Karena kalau dianggap sepele, bisa benaran hancur kita..

    Saya setuju sama SiMbah Ed, yang salah itu bukan paham nya, atau agamanya, tapi perbuatan mereka yang sudah jelas-jelas melanggar hukum. Kalau bicara hukum negara, seharusnya yang melanggar itu dikenai sanksi hukuman, termasuk yang bawa2 bendera itu tapi berbuat kekerasan seenaknya. Pertanyaan kenapa banyak yang belum dikenai sanksi hukuman, itu yang jadi pe-er besar si petinggi2 lembaga hukum.

    Kl tentang paham komunisme nya, saya ndak paham dan tidak juga berilmu tentang ini. Jadih, sayah ndak brani ngomong ttg definisinya atau apakah ciri-cirinya. Tapi yang jelas, kita semua harusnya anti anarkis, karena kita butuh pemerintah, kita butuh sistem dan hukum2nya.

  29. @ 71. Andrew :
    wekekek… kafirah berlalu, anjing menggonggong lah..
    **loh??!!**

    @ 72. nico :
    kalo mahasiswa yang mo ngerjain sekeripsi tapi mati lampu trus malah ke pameran buku disebut apa, nic?

    @ 73. ebess :
    wekekek.. ajarin sayah ya bess..

    @ 74. antobilang :
    mungkin di tengah2nya ada bilangisme, tok.. dimana akan diterapkan suatu proses bannerisme secara berjamaah.
    **opoooo…**

    @ 75. odiboni :
    :) ah.. sayah sependapat sekali.
    tapi masalahnya, susah membendung gerakan yang bertameng agama besar dan berbeking orang kuat..

    @ 76. bronto :
    lohhh.. ya forum ituh ya sodara tirinya, mas bron..
    tugas polisi?
    ya datang mengusut jika sudah selese huru hara..
    wekekekk..

    @ 77. Cak Kris :
    karena…. :|
    duh, sayah takut njawab.. :D

    @ 78. daus :
    begitulah..

    @ 79. Santi :
    untung ada SiMbah Ed ya… :)
    paham komunisme, itu kalo di wikipedia enggres bisa dicari.
    bahkan ada yang namanya primitif komunis.

  30. “kalo mahasiswa yang mo ngerjain sekeripsi tapi mati lampu trus malah ke pameran buku disebut apa, nic?”

    mhs kreatif tik. hahaha..
    *eh, pinjem dung yang cd secretnya punya sandal*

  31. heran yah masih aja ada orang yang main hakin sendiri, nilai-nilai orang lain bener atau salah..emangnya mereka sapah??? kayak yg paling bener aja…

    eneg dechhh..huekkk!!! *muntah2 saking emosinya

  32. alah, paling-paling orang itu udah dikasi pil koplo. dan kebanyakan dari mereka sendiri gak tahu menahu tentang komunis. jangan sok lah, sekarang aja partai yang banyak daunnya itu udah pake strategi komunis. cuma kalo sekedar cerita tanpa ada konsolidasi total, ya… ginilah jadinya.
    viva la communista!!!

  33. #santi…
    anoo… yang saya maksud bawa bendera agama di tangan kanan tapi pentungan di tangan lain itu orang yang ngakunya beragama tapi entah kenapa dia mengakkan agamanya dengan cara yang dilarang agama…

    memang bener nggak ada paham yang salah… yang salah itu orangnya…. sebenarnya yang membuat komunisme dilarang di Indonesia itu bukan karena merka komunis atau apa… tapi karena mereka ingin mengganti pancasila dengan paham komunisme… that’s it…

    btw, nonton just like heaven nggak…??? ada dialog gini :
    “Osama, comunism is over, give me some toilet papper”

    apa yang ditakutkan dari sesuatu yang sudah basi dan pernah dikalahkan…???

  34. *geleng-geleng kefala*
    FAKI itu sebenernya masih ada sangkut pautnya ama Aidit dan Muso. Mereka lagi bergerilya dan menyusun kekuatan buat ngebangkitin lagi komunis versi mereka, dengan nama laen tentunya. Lha??? Terus kenapa mereka malah marah ama kegiatan-kegiatan yang ditenggarai berbau komunisme atau sosialis??? itu karena mereka ngerasa kegiatan yang terlalu mencolok bisa berdampak buruk buat perjuangannya. Katanya sih, belom waktunya komunis menampakkan dirinya lagi di endonesa.

    Ah, ya… FAKI itu singkatan dari Fartey Komunis Indonesia.

    Demikianlh analisa singkat saya, semoga dapat menjadi pengetahuan buat semuanya. :mrgreen:

  35. ya, memang sekarang orang indonesia masih trauma dengan Komunisme, tapi yang menjadi kebingungan kita adalah trauma itu seperti di buat-buat, tanpa alasan yang rasional. Mereka yang gak kenal komunis justru sok tahu dan main pukul aja. Mereka pikir mereka yang paling benar. Padahal dengan prilaku seperti itu justru mereka telah memulai satu kesalahan, dan mendustai diri sendiri. uh payah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *