Zamku Sayang, Zamku yang Malang ituh..

Siapa yang ndak kenal sosok Zamroni si juragan Jengjeng dan Ndoyok ituh..

(tiba-tiba banyak tangan ngacung, tanda banyak yang ndak kenal..
owalah, ternyata ndak beken tho si Zam tuh.. ;)) )

Zam di antara JOgja dan Jancukarta

Jadi begini (mulai mendongeng..).
Kasultanan Ndoyokarto Hadiningrat alias kedaulatan blogger jelata CahAndong Jogjakarta, punya Sri Baginda. Raja. Pemimpin. Kami para jelatawan CahAndong menyebutnya Sultan. Dan dialah orangnya, ZAMRONI si JENGJENG MATRIPHE. Sri Baginda Kasultanan Ndoyokarto. Dedengkot komunitas blogger Jogja CahAndong.

Sultan dalam berbagai gerak dan mimik. Gemar sangat dipoto. Semboyan Zam adalah, “Dimana ada poto, disitu ada gigiku. Dimana ada gigiku, disitu ada kolorku”. Di setiap pose beliau saat tertangkap kamera, selalu pose-pose ajaib terjadi. Kami para jelatawan CahAndong menyebutnya ZamMode. Begini misalnya.

ZamMode bugil

Ituh gambar di atas, adalah Zam waktu bugil di pojokan Kaliurang. Tadinya mau nawar waria disana. Tapi malah ketangkep hansip.

Ngomong-ngomong bab Hansip nih, si Zam inih kayaknya ndak punya jodoh yang bagus sama hansip. Bayangin, dia pernah diinterogasi satpam di kampusnya Anto. Dimintain KTP. Gara-gara? Masuk ke kampus Zam pake celana kuningnya yang nggilani ituuuuhh..

Trus di Carrefour. Gara-gara si Zam mondar-mandir pota-poto, satpamnya jadi jengkel. Dan Zam pun diusir. :))

Sultan dalam berbagai aktifitas Ndoyok dan Jengjeng. Target per-jengjeng-an pun ndak pasaran. Ndak kota-an (kampungan kan lawan katanya kota-an, betul begitu?!! Mbok betul ajah..). Ndak umum. Unik. Nyentrik. Laen dari yang laen. Top Markotop. Hebring Suhebring. Penak Wapenak. Njengking Sunjengking.

Kami semua para jelatawan biasanya diarak ke tempat-tempat mistis seperti Candi inih, Candi ituh, Museum nganu, Museum ngono, angkringan blahblahblah, tralala trilili. Pokoknya tempat-tempat khas Jogja. Karena CahAndong punya prinsip, bahwa Mall dan Cafe berlantai keramik adalah milik para Exclusive. Padahal ndak semua jelatawan itu punya kartu anggota exclusive. Semua perjalanan jengjeng dan ndoyok terangkai indah-markindah di blog si Zam disana.

Berbagai prestasi membanggakan pun dibuat oleh Sultan Agung Zamroni. Seperti misalnya yang terakhir menghebohkan para jelatawan CahAndong adalah, berhasilnya Zam menembus dinding keamanan DAGDIGDUG. Dengan menyamar sebagai designer web, Zam sukses menorehkan pose ZamMode di HEADER DAGDIGDUG, sodara-sodaraa..!!!!

zammode di header dagdigdug

Lhaa.. Tentu kehebohan inih mengundang macam-macam pendapat rakyat dan komentar para pakar tho. Seperti misalnya tertangkap di salah satu halaman rumah Sang Lelananging Jagat Ndorokakung.

  • Antobilang April 14th, 2008 8:40 pm

    pemajangan header itu bukannya bisa jadi blunder untuk perkembangan dagdigdug ke depannya? saya berharap manajemen dagdigdug mempertimbangkan keputusan ini.

  • herman saksono April 14th, 2008 8:45 pm

    mohon kasihani anak-anak SD di banguntapan yang kejang-kejang setelah melihat dag-dig-dug yang baru.

  • -tikabanget- April 14th, 2008 8:49 pm

    ada responden mengatakan, bahwa listrik di TIMBUKTU mati seketika ketika seorang warga melirik header dagdigdug.

  • mantan perawan April 14th, 2008 9:11 pm

    daku tidah tahu apa yang harus saya katakan kepada calon suami saya esok…

    daku kehilangan kehormatan… hiks… sejak melihat header baru itu….

  • Mbilung April 14th, 2008 9:24 pm

    penggalan lirik lagu Iwan Abdurachman :
    “merataaaaap melolong, lalu menjauh, menggoreskan kesan suram padaku” pas untuk menanggapi header 3D

  • Dukun Beranak April 14th, 2008 9:20 pm

    Saya mengucapkan selamat dan terimakasih sebesar-besarnya atas peluncuran wajah baru dagdigdug.
    Sejak beberapa jam terakhir, kelahiran bayi prematur dari banyak ibu hamil sungguh sangat lancar.
    Kami menggunakan teknik baru, yaitu memperlihatkan header baru dari dagdigdug.com..

Cukup.. Cukup, Tik.. Bisa muntah-muntah yang baca blogmu.
Sisanya bisa disimak di rumah si Ndoro. **tendang yang pengen baca**

Nah, sekarang ceritanya jadi begini.

Sultan kami inih akan hijrah ke tempat yang ngaku-ngaku ibukota Endonesa. Yaitu kota Jakarta Jancukarta Ngadikere. Mencari sebutir dua butir nasi di got-got besar tiap tikungan gedung-gedung yang sok megah dan angkuh. Dan kami para jelatawan merasa kehilangan.

Ah, pasti si Zam bakal ubah nama di Jancukarta sana. Yaitu Zammy. Singkatan dari Zam yang Horny. (loh?! gak nyambung kayaknya Tik..??!!)

Dan mendadak, muncul satu tret di milis CahAndong untuk bersedih-sedih ria karena kepindahan Zam. Penuh testimoni untuk sang Zammy. Eh.. Zamroni..

  • Fany Ariasari berkata :
    Kalo ke jogja aku tidak akan bisa lagi melihat penampakan celana kuning yang kemproh bin nggilani itu….
  • Medina Wulandari berkata :
    zam….jgn biarkan jancukrta merubahmu jd salah satu kroni2 kapitalis.
    teruskan mimpi dan idealismemu.
    jancukarta dan kasultanan mung mampir ngombe.
    jd…..jgn sampai silaunya gemerlap semu jancukarta merubah orientasi seksmu…..
  • Antobilang berkata :
    jancukarta… kota jancuk.. kota yang merenggut zam dari kita!!!!
  • Pak Yahya berkata :
    Zam,
    Kupandang pilu dirimu
    Terseret langkah gontaimu
    Aku diam membisu
    Namun masih kuingat sesuatu
    Zam…
    BAYAR DULU HUTANGMU!!!
  • Ekowanz berkata :
    biar kan zam menjemput mimpinya ke jakarta….
    zam nasehatku jangan sampai kepincut ama salah satu kontestan BE A MAN
  • Dan Zam menjawab :
    BUBAR KALIAN SEMUAAAAAAAAAAAA…!!!!

Selamat jalan Zam. Semoga gaji 5 juta perminggu-mu di Jancukarta ndak luput engkau limpahken ke kami para jelatawan. Kalo gaji ndak nyukupin biaya hidup, jangan kamu tergoda pesona uang mengalir di Taman Lawang, Zam..!!!

91 comments on “Zamku Sayang, Zamku yang Malang ituh..

  1. baca ini sambil dengerin lagu “sebuah kisah klasik masa depan” yang di blog eko kok jadi mellow banget ya…

    tik, besok ikut nyegat zam di stasiun tugu yok!

  2. Wah, Jogja bakal berduka lagi nih. Setelah Sultan HB X “ngambek” dan gak mau jadi gubernur, sekarang Sultan Zam malah kabur ke Jakarta.

  3. ha ha.. kok pada sentimentil to. zam kan masih bisa datang tiap jumat, pakai jet pribadi. akan bawa banyak oleh-oleh buat kalian cah andong.

    jadi jangan bersedi-sedih lagi ya… :)

  4. KE JAKARTA???… hmmm, semoga selamat kang Sultan.

    (pengen bilang main2 ke rumah silly, kayak mbok venus… tapi saya sendiri lupa rumah saya dimana… ha..ha.. :D )

  5. *tunduk berdoa*

    Semoga Zam berbahagia, dimudahkan rejeki nya di ibukota sana serta lekas mendapat momongan ehh istri dulu. Aminnnn
    Hikzzz

    *ngelap ingus*

  6. Pingback: Goodbye, Zam
  7. Mmmm…

    Masi tetap ndak ngerti aku ini, Tik :|

    *sulut rokok*

    Tapi, itu orang keren juga ya ekspresinya dijepret. Jadi ingat anak-anak teater :D

    *hembus2 asap*

    *ngeluyur*

  8. Sodare sodare…
    gini nih ceritanya. dikirim oleh [email protected]
    Aku ringkes ya ceritanya

    Pas jam 3 sore ini (maksudnya kemarin 29/04) si zam jalan2 keluar cuma pake baju seadanya, kolor plus sendal jepit.

    Sama anak muda kampung dikerjain.

    Anak muda kampung itu pake baju keren, jeans dan sepatu yang keren pula. Baju jelek si Zam di injak2 sampai rusak semua dan semakin jelek.

    Nah, sodare2…. semoga Anda belajar dari KASUS ini.. jangan kejakarta pake baju jelek.!

    1. I’ve recently began wikrong on a plot for a new musical called Dark World: A Surrealistic Musical Coming soon, if you wish to provide some ideas, feel free to subscribe to my youtube, and PM me your ideas

  9. zamroni?! ya ampun, banyak sekali orang yang telah kau nodai sehingga mereka meratap2 agar engkau kembali?! bahkan sutika inih sampe meratap2 jatah bulanan yang mulai bulan depan bertambah namun “jatah” harian yang mulai bulan depan juga tidak lagi dirasakannya. aah, zam! engkau memang kezam!!!

  10. jujur aj, aq ko jd pening liat2 (blon baca2) blog ini, tp gatel pingin komen.
    Tp stl tak pikir2, kalo komennya segini buanyaknya apa ada yg mau baca ya? Stl tak pikir2 lagi, komen khan ga wajib dibaca ya? Wuallah… tambah bingung aq

  11. Wonderful defeat! I wish to apprentice because you change your internet site, how to register for the blog page web-site? This accounts assisted us a appropriate deal. We had been slightly recognizable of the ones over the air furnished intense apparent strategy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *