Dari sekian gelintir temen sayah, ada satu pria bernama Tuan SerasaBeken.
Dulu, dia adalah anak gaul. Berotak cerdas. Berpribadi menyenangkan. Setiap tempat nongkrong di Jogja, ndak luput dari peredarannya. Setiap perhelatan acara akbar, dimana musik-musik dari segala band diusung, dia nampak. Temen-temennya segudang. Tiap pergi kemanapun dia ndak pernah minus suplay sapaan dan jabat tangan persahabatan. Berasa artis bener. Artis lokal. Ndak perlu maen pilem. Apalagi bikin pilem sendiri, trus diedarin dengan judul Kosku Lautan Asmara.
Kuliahnya terlunta-lunta, karena jadwal gaul yang ndak kira-kira. Untung dia punya kerjaan. Lumayan menghidupi gaya hidup yang terlanjur tinggi gara-gara harus ngopi sana-sini tiap malem. Wisata kuliner yang berganti tempat tiap minggu.
Dugem? Ndak pernah dia bayar. Tuan SerasaBeken selalu masuk dalam guestlist. Tinggal lenggang kangkung ajah dia masuk, menyapa GRO yang kinyis-kinyis ber-rok pendek bahkan kadang ndak pake bra. Mabok? Apalagi ituh. Temen-temennya yang kaya raya, yang berasa bersin aja bisa keluar duit selalu ada buwat mengaliri tenggorokannya. Kalo kata lirik lagu ShaggyDog sih, air kedamaian begituh.
Dua Tiga tahun berlalu. Dan dia masih bergaya hidup serupa. Tapi badan mulai keropos. Teman yang dulu berserakan dmana-mana mulai menghilang dari kota habitatnya berada. Mencari sesuap dua suap berlian di ibukota atau malah menyeberangi pulau dan melintasi negara.
Badannya mulai ndak mampu mengikuti ritme isi kepala yang masih ingin bergerak. Perut mulai membuncit gara-gara menampung air kedamaian tiap malam. Kerjaan ndak ada peningkatan gara-gara dia lakukan hanya untuk menyedot uang tiap bulannya.
Dia mulai bosan. Tapi ndak bisa lepas.
Dia mulai jenuh. Tapi ndak tau apa yang harus dilakukan.
Dia mulai iri. Beberapa temannya yang sukses merubah pakaian gaul celana skinny ketat di bawah menjadi pakaian kantor perlente abis.
Dia mulai gerah. Beberapa temannya (yang dulunya dia anggap remeh) bertemu dengannya mengabarkan akan menempuh gelar Doktor di luar negeri. Dan beberapa lainnya datang dengan sejumlah kartu kredit yang tebalnya memenuhi isi dompet mereka.
Dia mulai ketakutan. Karena sekolompok temannya sepertinya akan berakhir mengecewakan menjadi pecundang ndak tertolong di sisa hidupnya. Dia berpikir, jangan-jangan dia juga salah satu bagian kelompok ini.
Tapi, otak si Tuan SerasaBeken seperti tumpul. Kerjaannya tiap hari hanya cek daftar nama di buku alamat hape dia. Mencari siapa saja yang bisa diajak sekedar ngopi. Sekedar berkumpul seperti dulu. Atau malah cuma buang waktu buwat curhat ndak mutu tentang memori masa lalu.
Kuliahnya semakin ndak jelas. Dosennya ndak peduli padanya. Sejumlah teman berteriak-teriak prihatin tiap hari. Dan orangtua pun tampak menyerah menghadapinya. Dia merasa terpuruk. Ndak tau mau kemana. Ndak tau mau gimana. Ndak tau harus mencari kemana sisa-sisa cerdasnya yang dulu pernah dia banggakan.
Tuan SerasaBeken ingin berubah. Ingin meraih citanya. Ingin meraih hidupnya. Perihal cinta? Ah, dia tak peduli. Terlalu banyak wanita datang dan pergi katanya. Dia trauma. Dia pesimis. Dan dia sinis. Dia ndak mau sakit lagi. Ealah, ternyata gaul-gaul, sensi juga ini cowok. Dia yakin Tuhan pasti mengirim satu wanita yang tepat padanya suatu hari. (Hah??!! Masih percaya Tuhan tho, Tuan…??)
Yang pertama dia lakukan, adalah mengumpulkan sisa kenekatannya. Muka badaknya. Mencari sisi tak punya malu dalam dirinya. Buat apa jeh?
Buat balik ke kampus. Oh, percayalah sodara-sodara. Nginjak kaki ke kampus di waktu orang-orang yang kita kenal sudah menghilang ituh perjuangan berat. Sayah tau perasaan si Tuan inih.
Menghubungi dosen yang cuma melirik sebelah mata melihat mahasiswa super tua, ndak ada petir ndak ada gempa kok tiba-tiba muncul di hadapannya. Meremehkan niatan si Tuan untuk lulus dengan segera dari kampus. Tapi dia berkeras hati. Pokoknya yang penting dia pengen lulus. Yang penting nekat. Yang lulus tapi nekat. Hidup nekat..!!!!
Dia berkeras hati untuk ndak tergoda berbagai undangan sana-sini yang masih terus mengalir, gara-gara dia terlanjur punya cap sebagai THE TOP TEN GAULWAN IN THE WORLD. World mana? Ya pokoknya dunianya dia. Yang sebenernya cuma seupil ituh.
Pelan-pelan mulai membaca artikel-artikel motivasi yang beredar. Sekedar memacu dirinya. Dulu? Ahh, apa ituh tulisan motivasi. Bullshit.
Jangan salah. Koleksi bacaannya cukup mencengangkan untuk socialite seperti si Tuan inih. Dari tema Marxisme sampai Di Bawah Bendera Revolusi ada di rak bukunya. Dari Trend Bisnis MegaCosmopolitan sampai Komunikasi Massa dia baca. Tapi ya itu. Si Tuan mengaku otaknya sudah menumpul.
Lalu si Tuan bingung. Abis lulus, mau kemana? Mau ngapain? Kerja apa? Dia merasa ndak punya modal. Kuliah lulus pun telat. Indeks prestasi pun syukur-syukur masih di atas 2. Fresh graduate? Halah, fresh gendengnya kalo dia.
Dan ketika sayah duduk di sofa empuk bersebelahan dengannya, menikmati seseruput kopi panas, sayah termangu lama. Dan pelan-pelan, cuma bisa bilang :
“Well, punya hidup ajah, ituh udah modal, Tuan..”
Tiba-tiba, sayah rindu SiMbah Ed..
Betewe, ituh bukan kata-kata sayah. Ituh sayah dapet pencerahan abis baca tulisan mbak Jennie S. Bev disini.
Share



cipluq
1 year ago
hidup itu anugrah
reza yazdi
1 year ago
humm… Jakarta bikin tika gimana gituh…
jadi ceritanya kontemplasi niihh… unik juga, biasanya orang-orang ke tempat sepi, kamu?
hehehhehe….
hanny
1 year ago
“Well, punya hidup ajah ituh udah modal, Tuan..” –> jawaban yang keren sekaligus kebangetan hwahahaha. tapi bener, jawaban yang keren. dan orisinil
datum
1 year ago
curhat colongan dengan menyamarkan diri sebagai tuan serasa beken kah mbak?
datum
1 year ago
my 2 cent,
ketika ada kemauan, disitu aja jalan… hopefully
sarah
1 year ago
Waah…kelamaan nyantai dan asyikAsyikan itu temannya mbak. Tapi itu tantangan buat dia, harus bangkit dan berjalan menata masa depan.
ndoro kakung
1 year ago
ngakak baca komen datum. ini memang curcol .. so easy to guess …
iman brotoseno
1 year ago
please jangan bikin apartemen lautan asmara…….
Yahya Kurniawan
1 year ago
Baru kali ini aku rada radong sama tulisanmu, Tik …
balibul
1 year ago
curcol ya ndor? istilah mu gaul tenan. hei, what you waiting for?
nonadita
1 year ago
*ngakak baca komentarnya Mas Iman*
uuhmm.. yah ya, menguatkan hati untuk menata masa depan memang terasa berat. tapi kalau konsisten melakukannya, akan tiba waktu di mana
kaliandia melihat masa lalu sambil nyengir dan berkata: “Akhirnya gw BISA!”suprie
1 year ago
ngakak liat komentar nya si datum sama ndoro, sama pendapat nya
hidup itu cuman sekali mba, use it don’t waste it
, gak ada kata telat untuk berubah.
Dimas
1 year ago
mungkin, si tuan itu bisa bertemu dengan daku tik, been there and really know that feeling, kakaka….
Mbilung
1 year ago
been there done that
bakulsempakom
1 year ago
jadi inget kata teman yang dulu selalu ngajak gabung mlm tapi saya tolak terus…
“keputusan yang anda buat sekarang akan mempengaruhi masa depan anda”
ethie
1 year ago
Nggak lagi ngomongin diri sendiri, kan tik?
*peace*
leksa
1 year ago
asem tenan postingan iki…
*ke kampus dulu, nahan malu..
gema
1 year ago
sinisme berkepanjangan.. wei de go tika!
Gage Batubara
1 year ago
yes, been there done that
Mualaf Menggugat
1 year ago
Kayaknya harus mengembara kayak andrea hirata. Maksute, meskipun cuma jadi tukang sortir surat di kantor pos, tapi tetep bisa mengelana beneran ke seluruh dunia.
alle
1 year ago
ayooo,. sapa lagi yg disindir tika??
bangsari
1 year ago
wah, iki crito awakmu dewe yo? hehehe
paydjo.Net
1 year ago
oOo begitu …
* riplai fes *
herman saksono
1 year ago
apik tulisane tik
ocha
1 year ago
*tertohok*
huhuhuhu.. ngejar dedlen agustus. yes.. bday bareng wisuda terlalu indah kalo g dinikmati. asem..
**nelpon dosen minta ketemu** SMANGAT lagi!! arghhh
sandalian
1 year ago
Tuan Serasabeken itu cermin ya?

Ganbate Kudasai, perjuangan baru berakhir ketika kematian menjemput
funkshit
1 year ago
wah.. panjang sekali ya
anto
1 year ago
turut bersimpati buta tuan serasabeken
zam
1 year ago
refleksi diri?
cK
1 year ago
wah tik, pulang dari jakarta tulisanmu jadi edan.
btw kegiatan foya-foya seperti itu kadang cuma menghasilkan kekosongan dalam hidup. tidak berwarna..
Pitra
1 year ago
kalo ini curcol, lalu tika kok masih di jkt? hayoo, sana pulang ke yogya nerusin tugas akhir..
sandalian
1 year ago
Tuan itu sebuah cermin kah?
Ganbate kudasai, perjuangan hanya berakhir ketika kematian menjemput
aGoonG
1 year ago
Hehehe …
Seteleh capek baca postingan yg panjang banget.
“Yah, begitulah hidup”.
Seperti perputaran roda.
adityasani
1 year ago
yihhiii, curhat colongan…
*kabur ahhh*
p.s: tik, dicari sama arismanto.. hihihi..
edy
1 year ago
jadiii kapan tuan eh tika traktir saya ngopi?
Niff
1 year ago
sebuah cerita yang indah
semoga happy ending…
Hery Azwan
1 year ago
Wah, baru kali ini tulisan Tika oke punya. Alhamdulillah sudah kembali ke jalan yang benar. Salam, Mbak. Walau jarang komen tetapi saya selalu mengikuti web ini.
annots
1 year ago
bagian dari resolusi 2008 tik?
Tukang obat Bersahaja
1 year ago
Temennya suruh ikutan ngeblog aja.
bisa dapet duit sampingan.
ga da yang terlambat didunia ini.
venus
1 year ago
najis sekali. edisi curcol???? owalah
kw
1 year ago
santai aja lagi. yang penting fun meski jadi pecundang tanpa beban
plain love
1 year ago
refleksi masa depan…?? Hmmm….
*hubungi temen buat minta materi kuliah selama bolos*
GoenRock
1 year ago
Fresh Gendenge? Jiakakak!!!
kambinkcongek
1 year ago
inilahh hidupp..
hhoho..
semangatt lahh..
Silly
1 year ago
Ada apakah dengan dirimu tika… lost in this stupid jancukarta???
Hahahahahahaha… katanya yang nemanin ngGanteng2…
Apapun, tolong bilangin sama si tuan itu… SMANGAT YACH, SMANGAT… PERGUNAKAN KARTU ANTI MUTUNGNYA…
pasti masa depannya CERAHHHHHHH….
(khan anti mutung getooo lohhhhh… )
**kedip2 mata**
silly
fisto
1 year ago
wah, kok curhatku dimasukin ke blog?…
*hari
1 year ago
ada ya yang begitu
Nazieb
1 year ago
Hohohoho…
Sebuah kepribadian yang lain dari Jeng Tika kah?
Adham Somantrie, ST.
1 year ago
jadi kapan Tika jadi SARJANA??
danalingga
1 year ago
Gimana kalo bisnis aja, buat apa itu kuliah.
Epat
1 year ago
Ini pengalaman pribadi tik?
agungwasono
1 year ago
Tuan SerasaBeken = Tika
adie
1 year ago
ergh,. paling ndak tuan serasa beken menghabiskan masa kuliah buat bikin temen banyak,. walaupun mereka kemudian pergi satu per-satu, lha aku? (^^) kacau,.
from aceh
1 year ago
well… it’s never to late to do something right, madame..
vaya con dios…
ndarualqaz
1 year ago
*makan-makan*
restlessangel
1 year ago
trus, saiki piye je, koncomu kuwi ???
apakah yg dilakukannya berhasil ??
*sindroma umum masyarakat gamang di kehidupan urban*
Hedi
1 year ago
biasanya yg kuliahnya lama itu suka sukses begitu udah kerja, tapi kalo selesai kuliah
Fany
1 year ago
tika msh di jkt ya? kok jadi bisa nulis begini…
aku jadi pengen cepet2 ‘menyepi’ juga di jkt
ndop
1 year ago
saya banget itu.. saya kayaknya harus bercurhat-curhat ria dg simbahed deh..
ndop
1 year ago
Ayuh tik, kita berjuang untuk lulus.. (kita? elo aja kale ndop!)
enam taun kuliah tnyata ndak terasa ya?.. ndak terasa kalo mau di de o..
Relife
1 year ago
Wah…sayah terharu…kisah ini mirip dengan cerita hidup masa lalu sayah…
heddy
1 year ago
yah mau gimana lagi.. cuman Nekat seperti yang dihidupkan sama
si dianya dalam tulisan mbak tika… yah begitulah pokoknya..
Totok Sugianto
1 year ago
ayo cepetan lulus Tik… jangan mengikuti langkah tuan ituh yg gak patut di contoh
The Neo
1 year ago
Kok kaya cerita seseorang ya… sapa ya tik…??
hanggadamai
1 year ago
hidup itu mmodal untuk diakhirat
didut
1 year ago
hmmm…… hmmm……hmmm…..
*bingung mo komen apa*
aRuL
1 year ago
wah… siapa tuh tuan serasa beken?

semua itu kayakny jadi pilihan hidup masing2
BossPulsa.com
1 year ago
Themenya bagus banget Tik… bisa minta themenya gak? mantep-mantep… kalau boleh kirimkan ke e-mail dong hehehe boss@bosspulsa.com, kalau gak boleh ya gak apa-apa.
sandalian
1 year ago
komenku masuk akismet
dezsta
1 year ago
hmn..
saya bisa merasakan beratnya back to campus.
ya.. bener kata tika semua yang melekat di diri kita sekarang adalah modal unik kita, just never loose our hope ya.
-dezsta-
Rezki Handoyo
1 year ago
Memang penyesalan datang belakangan
kramero
1 year ago
menyentuh sekali tulisannya, Tik..
madewira
1 year ago
kok ceritanya serasa akrab ya.. ini bukan pengalaman pribadi tho tik?
hihihii
[D2R3D2]
1 year ago
wah baru edisi tanya jawab..
agungwasono
1 year ago
tunjukkan kebangetan sodara..
sodara memang sudah kebangetan..!!
[H]Yudee
1 year ago
ceritanya mengharu biruu ….
gagahput3ra
1 year ago
Jadi inget seseorang……
BIO
1 year ago
hidup itu adalah perjuangan.
Perjuangan dari buruk menjadi baik.
Perjuangan dari kalah menjadi menang.
Perjuangan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.
Semoga artikelmu bisa menyentuh setiap hati yang lagi terlunta-lunta mencari arti hidup ini.
Makasih
froz!
1 year ago
wah! tuan sudah insaf rupanya
semoga sukses deh!
Rystiono
1 year ago
Untuk masa depan perlu investasi, kalo nggak ada investasi…ya gitu jadinya…
Huf…
*yang lagi investasi*
wiwikwae
1 year ago
dari panjangnya tulisanmu, aku cuman suka sebaris kalimat terakhir itu tik…
geblek
1 year ago
hayah tika sendiri kapan terus lulusnya
adit-nya niez
1 year ago
Jadi inget entry2 nya jeng tika yg d blogspot…
ferdy
1 year ago
tika….tika….
biar dikit, tapi knal dirimu…
good luck
ferdy
1 year ago
tika….tika..
biar dikit tapi rasanya aq knal dirimu….
luck
ariawan
1 year ago
hiks hiks..
alex®
1 year ago
…
Ya… saya juga ingat waktu dipandangi begitu…
Masih hidup itu memang sebuah modal, Tik. Jadi, jangan pernah menyerah. Setiap orang punya jalur hidup masing-masing…
*seruput kapucino panas*
*diguyur kopi*
masrebo
1 year ago
Halo Mbak Tik, salam kenal dari sayah
Oh ya, Kuliahnya dah beres blom…?
mbakDos
1 year ago
lho lho… jadi mau bikin Apartemen Lautan Asmara???
mbok aku ikuuttt…
rama
1 year ago
ada apa sih?? kok rame banget??
getarCinta
1 year ago
beTul-betul tuan seRasabeken.. saking bekennya yang komen lebih dari delapanpuluh
stey
1 year ago
enaknya tuh kalo udah selesai kuliah, kerja udah bener, mapan, baru seneng2..KAPANNN??huhuhuhu..
detnot
1 year ago
Weh…siapa sih mahasiswa abadi ituh?
*kedip kedip
deniar
1 year ago
Nice story.
sayasatria.bogspot.com
1 year ago
yups…
punya hidup aja itu udah modal…
modal yang jarang banget gue optimalin…
EsTehTawar™
1 year ago
Tuan serasabeken mo bikin apartemen lautan asmara?
Macdots
1 year ago
Manusia adalah Menurut apa yg dipikirkan nya…..
Ries
1 year ago
Mbok tulisannya dijadiin buku Tik, Kambing Kebangetan™ begitu :lol:
Pol tulisane.
TonSicky
1 year ago
Tulisannya menyentuh hati, jadi inget teman di bandung yang sedang berusaha menyelesaikan kuliahnya yg terlunta-lunta gara2 sering bergaul ..
Gaya menulisnya juga bagus, menarik dan tidak membosankan, ditambah dengan pemilihan kata dan EYD yang baik
Keep writing aja deh
Saya nggak punya blog, jadi numpang mbaca saja, mudah2an diizinkan, Soalnya saya yakin blog tidak dibuat untuk dibaca oleh blogger saja,
Heheheee
woelank
1 year ago
hmmm…

been there..
do that…
walopun ga graduate…
tapi bisa hidup berkat keahlian..
sigh..
salah jurusan atau salah pergaulan?
iphan
1 year ago
jadi, postingan separo curhat pribadi ini adalah tulisan motivasi juga ya?
Adham Somantrie, ST.
1 year ago
seratux!!!!
alex®
1 year ago
Ehm… di komen ke 101 (atau 102?) ini, titip pesan buat Si-Tuan-Serasa-Beken™ itu, Tik: Mata kita sering melihat pelangi di atas kepala orang lain, bukan diatas kepala kita sendiri.
I wanna say been there done that anymore. But then I realized, it doesnt help.
Well… all that
she he has to do is keep the faith, take it one step at the time… and keep smiling…God bless
herhim, Tik. Tell it toherhimalex®
1 year ago
Ehm… di komen ke 101 (atau 102?) ini, titip pesan buat Si-Tuan-Serasa-Beken™ itu, Tik: Mata kita sering melihat pelangi di atas kepala orang lain, bukan diatas kepala kita sendiri.
I wanna say been there done that. But then I realized, it doesnt help at all.
Well… all that
shehe has to do is keep the faith, take it one step at the time… and keep smiling…God bless
herhim, Tik. Tell it toherhim*koreksi*
underdos
1 year ago
wew pengen deh jadi beken
Nike
1 year ago
Tak kirain buat novel mbak
emyou
1 year ago
Ada yang curcol hehehe….
ebeSS serasabeken ituh..
1 year ago
‘Koleksi bacaannya cukup mencengangkan untuk socialite seperti si Tuan inih’.
*jadi nginep berapa malam ituh . . . .
Marisa
1 year ago
Sama, been there done that.
Tapi gue pribadi ngga pernah nyesel pernah jadi anak band atau clubber, daripada jadi bagian sekumpulan moralis cetek, nalarnya ngga jalan, pengecut lagi ..karena ngga bisa langsung ngomong di depan generasi muda yang bergaya hidup seperti itu. Dan biasanya sih ngga bisa ngasih solusi, cuman bisa ngedumel ngga menentu.
Mendingan bersyukur jadi orang yang punya banyak pengalaman hidup, ya ga? Jadi bisa tau membedakan antara mereka yang bisa berpikir positif dan dewasa dalam menyikapi hidup, dan mereka yang cuma bisa menyinyir sinis, sirik tanda tak mampu ..ya gitu de.
Andra
1 year ago
Tapi gak bisa kalau cuma modal hidup doang.
eh bersyukur sih masih bisa hidip
indra1082
1 year ago
YUUP….
Tim Uber sudah memastikan masuk FINAL,
Mari kita dukung sampai jadi juara
TIM THOMAS…. Jangan Mau Ketinggalan!!!
Sumpeh Lu
1 year ago
Menyenangkan sekaligus menyedihkan…. That’s Life
Jadi jalanin aja yg terbaik menurut hati nurani
ngodod
1 year ago
kasihan kampus, yang mahal2 ngeluarin ktm hanya untuk memenuhi napsu beberapa orang
seperti kitauntuk koleksi ktmkangtutur
1 year ago
gantian donk Tik, kasih semangat balik ke Tuan ituh! :lol:
alex®
1 year ago
@ ngodod
Bukannya kampus memang perusahaan dgn nama perguruan tinggi yang menjual KTM mahal-mahal untuk prestise dan supremasi belaka?
Jangan disayangkan. Saya malah bangga
*disambit Jeng Tika*
hujan jam 13
1 year ago
……mudah2an tulisan tika dibaca sama momo,
biar dia kepikir ga’ ketelatan kuliah trus
temen-temen udah pada ga’ keliatan lagi batang
idungnya di kampus……..
* masih sering ketemu momo, tik? *
Ah, jadi ingat tika yang baik, nemenin jalan-
jalan di danau boyong. hehehehe…..
Chal
1 year ago
Blum baca, komeng dulu….
andi
1 year ago
wah keren bgt artikelnya.
rudy rushady
1 year ago
kalau aku hanya bisa gaul di internet , karena tidak suka ngobrol ngalor ngidul ,sukanya baca buk n meditasi
ghatel
1 year ago
sayah sunggu terharu bacanya…
aLe
1 year ago
mengingatkan akan skripsiku yg ga rampung2 ^^
madewira
1 year ago
euh sayah semalem ketemu GRO ndak pakek bra… dan bernyanyi bersama ShaggyDog sambil meneguk air surga
Nofie Iman
1 year ago
Komentar pendek aja, tumben posting ginian.
agus
1 year ago
Tika nya kemana yah, komen segini banyak kok gak ada yg di jawab.
sluman slumun slamet
1 year ago
urip sakdermo ngeloni eh ngelakoni

patung pancoran
1 year ago
wah, tulisan yang bagus sekali. saya suka gaya penulisan situ. isinya pun menggugah sekali dan mencerahkan. thumbs up.
Fiz
1 year ago
Memang ada yang lebih penting dari ngopi?
antobilang
1 year ago
kamu nggak sendiri, tik.
Oom Senang Hati Riyang...
1 year ago
Rasanya inih cerita hidup situh, tapi di ubah ke tokoh laen, getoo yak ???
Nada taufik
1 year ago
Tika,, banyak banget ya komen orang-orang di blog mu kayak jadi komunitas dalam sini.. hehehe..
Apakabar Tika? Gimana kemaren jadi ke Jakarta kah??
elang
1 year ago
Reply-nya banyak sekali. saya kagum, ternyata banyak yang tersentuh…. pastinya (yang reply, bukan tika)teringat secuil pengalaman pribadi mereka.
Tapi hidup yang tidak digauli memang tidak gaul untuk dihidupi.
bapur
1 year ago
jadi ngeri kejadian yang sama ni, huhuhuhh
CY
1 year ago
Hoohh.. jadi Tika kalo dugem ga pernah bayar ya??
*speed reading*
*plak!!*
landy
1 year ago
Makasih tulisannya , ajdi semangat lagi neh , secara saya sudah mau menyerah dengan kehidupan, makasih,makasih dan makasih
ega
1 year ago
waduhh,,,,
pria macem gene…biasanya cling2 bgt pas jamannya…
jadi demen
JagoanNeon
1 year ago
wew, ngomongin gw yach … duuuuuuh ,,,, jadi malu …
hiksz … gimana dunks … arrrgggggh …
terserah
1 year ago
Kalo gak pake beken n dugem… aku banget nih….
Salam kenal…
bubba
1 year ago
kembali ke kampus ketika semua teman sudah lulus memang berat, apalagi sampai beberapa teman yang dulu saya plonco sudah mentraktir saya gaji pertamanya… tough!
abdee
1 year ago
wahhhh… aku bangeettt nih. Tapi minus beken2an dan dugem.
Kalau aku ngabisin waktu kuliah untuk kerja sambilan dan organisasi…
b-dealerpulsa
6 months ago
nice post lah. hehehe..