Euforia Tuan SerasaBeken ituh..

May 13th, 2008 · 11:54 am @ tikabanget  -  140 Comments

Dari sekian gelintir temen sayah, ada satu pria bernama Tuan SerasaBeken.

Dulu, dia adalah anak gaul. Berotak cerdas. Berpribadi menyenangkan. Setiap tempat nongkrong di Jogja, ndak luput dari peredarannya. Setiap perhelatan acara akbar, dimana musik-musik dari segala band diusung, dia nampak. Temen-temennya segudang. Tiap pergi kemanapun dia ndak pernah minus suplay sapaan dan jabat tangan persahabatan. Berasa artis bener. Artis lokal. Ndak perlu maen pilem. Apalagi bikin pilem sendiri, trus diedarin dengan judul Kosku Lautan Asmara.

Kuliahnya terlunta-lunta, karena jadwal gaul yang ndak kira-kira. Untung dia punya kerjaan. Lumayan menghidupi gaya hidup yang terlanjur tinggi gara-gara harus ngopi sana-sini tiap malem. Wisata kuliner yang berganti tempat tiap minggu.

Dugem? Ndak pernah dia bayar. Tuan SerasaBeken selalu masuk dalam guestlist. Tinggal lenggang kangkung ajah dia masuk, menyapa GRO yang kinyis-kinyis ber-rok pendek bahkan kadang ndak pake bra. Mabok? Apalagi ituh. Temen-temennya yang kaya raya, yang berasa bersin aja bisa keluar duit selalu ada buwat mengaliri tenggorokannya. Kalo kata lirik lagu ShaggyDog sih, air kedamaian begituh.

Dua Tiga tahun berlalu. Dan dia masih bergaya hidup serupa. Tapi badan mulai keropos. Teman yang dulu berserakan dmana-mana mulai menghilang dari kota habitatnya berada. Mencari sesuap dua suap berlian di ibukota atau malah menyeberangi pulau dan melintasi negara.

Badannya mulai ndak mampu mengikuti ritme isi kepala yang masih ingin bergerak. Perut mulai membuncit gara-gara menampung air kedamaian tiap malam. Kerjaan ndak ada peningkatan gara-gara dia lakukan hanya untuk menyedot uang tiap bulannya.

Dia mulai bosan. Tapi ndak bisa lepas.

Dia mulai jenuh. Tapi ndak tau apa yang harus dilakukan.

Dia mulai iri. Beberapa temannya yang sukses merubah pakaian gaul celana skinny ketat di bawah menjadi pakaian kantor perlente abis.

Dia mulai gerah. Beberapa temannya (yang dulunya dia anggap remeh) bertemu dengannya mengabarkan akan menempuh gelar Doktor di luar negeri. Dan beberapa lainnya datang dengan sejumlah kartu kredit yang tebalnya memenuhi isi dompet mereka.

Dia mulai ketakutan. Karena sekolompok temannya sepertinya akan berakhir mengecewakan menjadi pecundang ndak tertolong di sisa hidupnya. Dia berpikir, jangan-jangan dia juga salah satu bagian kelompok ini.

Tapi, otak si Tuan SerasaBeken seperti tumpul. Kerjaannya tiap hari hanya cek daftar nama di buku alamat hape dia. Mencari siapa saja yang bisa diajak sekedar ngopi. Sekedar berkumpul seperti dulu. Atau malah cuma buang waktu buwat curhat ndak mutu tentang memori masa lalu.

Kuliahnya semakin ndak jelas. Dosennya ndak peduli padanya. Sejumlah teman berteriak-teriak prihatin tiap hari. Dan orangtua pun tampak menyerah menghadapinya. Dia merasa terpuruk. Ndak tau mau kemana. Ndak tau mau gimana. Ndak tau harus mencari kemana sisa-sisa cerdasnya yang dulu pernah dia banggakan.

Tuan SerasaBeken ingin berubah. Ingin meraih citanya. Ingin meraih hidupnya. Perihal cinta? Ah, dia tak peduli. Terlalu banyak wanita datang dan pergi katanya. Dia trauma. Dia pesimis. Dan dia sinis. Dia ndak mau sakit lagi. Ealah, ternyata gaul-gaul, sensi juga ini cowok. Dia yakin Tuhan pasti mengirim satu wanita yang tepat padanya suatu hari. (Hah??!! Masih percaya Tuhan tho, Tuan…??)

Yang pertama dia lakukan, adalah mengumpulkan sisa kenekatannya. Muka badaknya. Mencari sisi tak punya malu dalam dirinya. Buat apa jeh?
Buat balik ke kampus. Oh, percayalah sodara-sodara. Nginjak kaki ke kampus di waktu orang-orang yang kita kenal sudah menghilang ituh perjuangan berat. Sayah tau perasaan si Tuan inih.

Menghubungi dosen yang cuma melirik sebelah mata melihat mahasiswa super tua, ndak ada petir ndak ada gempa kok tiba-tiba muncul di hadapannya. Meremehkan niatan si Tuan untuk lulus dengan segera dari kampus. Tapi dia berkeras hati. Pokoknya yang penting dia pengen lulus. Yang penting nekat. Yang lulus tapi nekat. Hidup nekat..!!!!

Dia berkeras hati untuk ndak tergoda berbagai undangan sana-sini yang masih terus mengalir, gara-gara dia terlanjur punya cap sebagai THE TOP TEN GAULWAN IN THE WORLD. World mana? Ya pokoknya dunianya dia. Yang sebenernya cuma seupil ituh.

Pelan-pelan mulai membaca artikel-artikel motivasi yang beredar. Sekedar memacu dirinya. Dulu? Ahh, apa ituh tulisan motivasi. Bullshit.

Jangan salah. Koleksi bacaannya cukup mencengangkan untuk socialite seperti si Tuan inih. Dari tema Marxisme sampai Di Bawah Bendera Revolusi ada di rak bukunya. Dari Trend Bisnis MegaCosmopolitan sampai Komunikasi Massa dia baca. Tapi ya itu. Si Tuan mengaku otaknya sudah menumpul.

Lalu si Tuan bingung. Abis lulus, mau kemana? Mau ngapain? Kerja apa? Dia merasa ndak punya modal. Kuliah lulus pun telat. Indeks prestasi pun syukur-syukur masih di atas 2. Fresh graduate? Halah, fresh gendengnya kalo dia.

Dan ketika sayah duduk di sofa empuk bersebelahan dengannya, menikmati seseruput kopi panas, sayah termangu lama. Dan pelan-pelan, cuma bisa bilang :

“Well, punya hidup ajah, ituh udah modal, Tuan..”

Tiba-tiba, sayah rindu SiMbah Ed..

Betewe, ituh bukan kata-kata sayah. Ituh sayah dapet pencerahan abis baca tulisan mbak Jennie S. Bev disini.

Share

140 Comments → “Euforia Tuan SerasaBeken ituh..”


  1. cipluq

    2 years ago

    hidup itu anugrah

    Reply

  2. reza yazdi

    2 years ago

    humm… Jakarta bikin tika gimana gituh…
    jadi ceritanya kontemplasi niihh… unik juga, biasanya orang-orang ke tempat sepi, kamu?
    hehehhehe….

    Reply

  3. hanny

    2 years ago

    Well, punya hidup ajah ituh udah modal, Tuan.. –> jawaban yang keren sekaligus kebangetan hwahahaha. tapi bener, jawaban yang keren. dan orisinil :)

    Reply

  4. datum

    2 years ago

    curhat colongan dengan menyamarkan diri sebagai tuan serasa beken kah mbak? ;))

    Reply

  5. datum

    2 years ago

    my 2 cent,
    ketika ada kemauan, disitu aja jalan… hopefully :D

    Reply

  6. sarah

    2 years ago

    Waah…kelamaan nyantai dan asyikAsyikan itu temannya mbak. Tapi itu tantangan buat dia, harus bangkit dan berjalan menata masa depan.

    Reply

  7. ndoro kakung

    2 years ago

    ngakak baca komen datum. ini memang curcol .. so easy to guess … :D

    Reply

  8. iman brotoseno

    2 years ago

    please jangan bikin apartemen lautan asmara…….

    Reply

  9. Yahya Kurniawan

    2 years ago

    Baru kali ini aku rada radong sama tulisanmu, Tik …

    Reply

  10. balibul

    2 years ago

    curcol ya ndor? istilah mu gaul tenan. hei, what you waiting for?

    Reply

  11. nonadita

    2 years ago

    *ngakak baca komentarnya Mas Iman*

    uuhmm.. yah ya, menguatkan hati untuk menata masa depan memang terasa berat. tapi kalau konsisten melakukannya, akan tiba waktu di mana kalian dia melihat masa lalu sambil nyengir dan berkata: “Akhirnya gw BISA!”

    Reply

  12. suprie

    2 years ago

    ngakak liat komentar nya si datum sama ndoro, sama pendapat nya :D

    hidup itu cuman sekali mba, use it don’t waste it :d , gak ada kata telat untuk berubah.

    Reply

  13. Dimas

    2 years ago

    mungkin, si tuan itu bisa bertemu dengan daku tik, been there and really know that feeling, kakaka….

    Reply

  14. Mbilung

    2 years ago

    been there done that

    Reply

  15. bakulsempakom

    2 years ago

    jadi inget kata teman yang dulu selalu ngajak gabung mlm tapi saya tolak terus…
    “keputusan yang anda buat sekarang akan mempengaruhi masa depan anda”

    Reply

  16. ethie

    2 years ago

    Nggak lagi ngomongin diri sendiri, kan tik? :D
    *peace*

    Reply

  17. leksa

    2 years ago

    asem tenan postingan iki…
    *ke kampus dulu, nahan malu..

    Reply

  18. gema

    2 years ago

    sinisme berkepanjangan.. wei de go tika! :)

    Reply

  19. Gage Batubara

    2 years ago

    yes, been there done that

    Reply

  20. Mualaf Menggugat

    2 years ago

    Kayaknya harus mengembara kayak andrea hirata. Maksute, meskipun cuma jadi tukang sortir surat di kantor pos, tapi tetep bisa mengelana beneran ke seluruh dunia.

    Reply

  21. alle

    2 years ago

    ayooo,. sapa lagi yg disindir tika?? :D

    Reply

  22. bangsari

    2 years ago

    wah, iki crito awakmu dewe yo? hehehe

    Reply

  23. paydjo.Net

    2 years ago

    oOo begitu …

    * riplai fes *

    Reply

  24. herman saksono

    2 years ago

    apik tulisane tik :)

    Reply

  25. ocha

    2 years ago

    *tertohok*
    huhuhuhu.. ngejar dedlen agustus. yes.. bday bareng wisuda terlalu indah kalo g dinikmati. asem..
    **nelpon dosen minta ketemu** SMANGAT lagi!! arghhh

    Reply

  26. sandalian

    2 years ago

    Tuan Serasabeken itu cermin ya? :D
    Ganbate Kudasai, perjuangan baru berakhir ketika kematian menjemput ;)

    Reply

  27. funkshit

    2 years ago

    wah.. panjang sekali ya

    Reply

  28. anto

    2 years ago

    turut bersimpati buta tuan serasabeken

    Reply

  29. zam

    2 years ago

    refleksi diri?

    Reply

  30. cK

    2 years ago

    wah tik, pulang dari jakarta tulisanmu jadi edan. :o

    btw kegiatan foya-foya seperti itu kadang cuma menghasilkan kekosongan dalam hidup. tidak berwarna.. 8-|

    Reply

  31. Pitra

    2 years ago

    kalo ini curcol, lalu tika kok masih di jkt? hayoo, sana pulang ke yogya nerusin tugas akhir..:D

    Reply

  32. sandalian

    2 years ago

    Tuan itu sebuah cermin kah?
    Ganbate kudasai, perjuangan hanya berakhir ketika kematian menjemput :)

    Reply

  33. aGoonG

    2 years ago

    :D Nimbrung!
    Hehehe …
    Seteleh capek baca postingan yg panjang banget.
    “Yah, begitulah hidup”.
    Seperti perputaran roda. :)

    Reply

  34. adityasani

    2 years ago

    yihhiii, curhat colongan…:D

    *kabur ahhh*

    p.s: tik, dicari sama arismanto.. hihihi.. :D

    Reply

  35. edy

    2 years ago

    jadiii kapan tuan eh tika traktir saya ngopi?

    Reply

  36. Niff

    2 years ago

    sebuah cerita yang indah
    semoga happy ending…

    Reply

  37. Hery Azwan

    2 years ago

    Wah, baru kali ini tulisan Tika oke punya. Alhamdulillah sudah kembali ke jalan yang benar. Salam, Mbak. Walau jarang komen tetapi saya selalu mengikuti web ini.

    Reply

  38. annots

    2 years ago

    bagian dari resolusi 2008 tik?

    Reply

  39. Tukang obat Bersahaja

    2 years ago

    Temennya suruh ikutan ngeblog aja.
    bisa dapet duit sampingan.
    ga da yang terlambat didunia ini.

    Reply

  40. venus

    2 years ago

    najis sekali. edisi curcol???? owalah :D

    Reply

  41. kw

    2 years ago

    santai aja lagi. yang penting fun meski jadi pecundang tanpa beban :)

    Reply

  42. plain love

    2 years ago

    refleksi masa depan…?? Hmmm….

    *hubungi temen buat minta materi kuliah selama bolos*

    Reply

  43. GoenRock

    2 years ago

    Fresh Gendenge? Jiakakak!!!

    Reply

  44. kambinkcongek

    2 years ago

    inilahh hidupp..
    hhoho..

    semangatt lahh..:p

    Reply

  45. Silly

    2 years ago

    Ada apakah dengan dirimu tika… lost in this stupid jancukarta???

    Hahahahahahaha… katanya yang nemanin ngGanteng2… :D

    Apapun, tolong bilangin sama si tuan itu… SMANGAT YACH, SMANGAT… PERGUNAKAN KARTU ANTI MUTUNGNYA…

    pasti masa depannya CERAHHHHHHH…. :D (khan anti mutung getooo lohhhhh… )

    **kedip2 mata**

    silly

    Reply

  46. fisto

    2 years ago

    wah, kok curhatku dimasukin ke blog?…

    Reply

  47. *hari

    2 years ago

    ada ya yang begitu ;)

    Reply

  48. Nazieb

    2 years ago

    Hohohoho…
    Sebuah kepribadian yang lain dari Jeng Tika kah?

    Reply

  49. Adham Somantrie, ST.

    2 years ago

    jadi kapan Tika jadi SARJANA??

    Reply

  50. danalingga

    2 years ago

    Gimana kalo bisnis aja, buat apa itu kuliah. :P

    Reply

  51. Epat

    2 years ago

    Ini pengalaman pribadi tik? :-P

    Reply

  52. agungwasono

    2 years ago

    Tuan SerasaBeken = Tika

    Reply

  53. adie

    2 years ago

    ergh,. paling ndak tuan serasa beken menghabiskan masa kuliah buat bikin temen banyak,. walaupun mereka kemudian pergi satu per-satu, lha aku? (^^) kacau,.

    Reply

  54. from aceh

    2 years ago

    well… it’s never to late to do something right, madame..
    vaya con dios… :P

    Reply

  55. ndarualqaz

    2 years ago

    *makan-makan*

    Reply

  56. restlessangel

    2 years ago

    trus, saiki piye je, koncomu kuwi ???

    apakah yg dilakukannya berhasil ??

    *sindroma umum masyarakat gamang di kehidupan urban*

    Reply

  57. Hedi

    2 years ago

    biasanya yg kuliahnya lama itu suka sukses begitu udah kerja, tapi kalo selesai kuliah :P

    Reply

  58. Fany

    2 years ago

    tika msh di jkt ya? kok jadi bisa nulis begini…
    aku jadi pengen cepet2 ‘menyepi’ juga di jkt :|

    Reply

  59. ndop

    2 years ago

    saya banget itu.. saya kayaknya harus bercurhat-curhat ria dg simbahed deh..

    Reply

  60. ndop

    2 years ago

    Ayuh tik, kita berjuang untuk lulus.. (kita? elo aja kale ndop!)

    enam taun kuliah tnyata ndak terasa ya?.. ndak terasa kalo mau di de o..

    Reply

  61. Relife

    2 years ago

    Wah…sayah terharu…kisah ini mirip dengan cerita hidup masa lalu sayah…

    Reply

  62. heddy

    2 years ago

    yah mau gimana lagi.. cuman Nekat seperti yang dihidupkan sama
    si dianya dalam tulisan mbak tika… yah begitulah pokoknya..

    Reply

  63. Totok Sugianto

    2 years ago

    ayo cepetan lulus Tik… jangan mengikuti langkah tuan ituh yg gak patut di contoh ;)

    Reply

  64. The Neo

    2 years ago

    Kok kaya cerita seseorang ya… sapa ya tik…??

    Reply

  65. hanggadamai

    2 years ago

    hidup itu mmodal untuk diakhirat

    Reply

  66. didut

    2 years ago

    hmmm…… hmmm……hmmm…..
    *bingung mo komen apa*

    Reply

  67. aRuL

    2 years ago

    wah… siapa tuh tuan serasa beken? :D
    semua itu kayakny jadi pilihan hidup masing2 :D

    Reply

  68. BossPulsa.com

    2 years ago

    Themenya bagus banget Tik… bisa minta themenya gak? mantep-mantep… kalau boleh kirimkan ke e-mail dong hehehe boss@bosspulsa.com, kalau gak boleh ya gak apa-apa.

    Reply

  69. sandalian

    2 years ago

    komenku masuk akismet :|

    Reply

  70. dezsta

    2 years ago

    hmn..
    saya bisa merasakan beratnya back to campus.
    ya.. bener kata tika semua yang melekat di diri kita sekarang adalah modal unik kita, just never loose our hope ya.

    -dezsta-

    Reply

  71. Rezki Handoyo

    2 years ago

    Memang penyesalan datang belakangan

    Reply

  72. kramero

    2 years ago

    menyentuh sekali tulisannya, Tik.. :(

    Reply

  73. madewira

    2 years ago

    kok ceritanya serasa akrab ya.. ini bukan pengalaman pribadi tho tik?
    hihihii

    Reply

  74. [D2R3D2]

    2 years ago

    wah baru edisi tanya jawab..

    Reply

  75. agungwasono

    2 years ago

    tunjukkan kebangetan sodara..

    sodara memang sudah kebangetan..!!

    Reply

  76. [H]Yudee

    2 years ago

    ceritanya mengharu biruu ….

    Reply

  77. gagahput3ra

    2 years ago

    Jadi inget seseorang……:D

    Reply

  78. BIO

    2 years ago

    hidup itu adalah perjuangan.
    Perjuangan dari buruk menjadi baik.
    Perjuangan dari kalah menjadi menang.
    Perjuangan untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik.
    Semoga artikelmu bisa menyentuh setiap hati yang lagi terlunta-lunta mencari arti hidup ini.

    Makasih;)

    Reply

  79. froz!

    2 years ago

    wah! tuan sudah insaf rupanya :)
    semoga sukses deh!

    Reply

  80. Rystiono

    2 years ago

    Untuk masa depan perlu investasi, kalo nggak ada investasi…ya gitu jadinya…

    Huf…

    *yang lagi investasi*

    Reply

  81. wiwikwae

    2 years ago

    dari panjangnya tulisanmu, aku cuman suka sebaris kalimat terakhir itu tik…

    :p

    Reply

  82. geblek

    2 years ago

    hayah tika sendiri kapan terus lulusnya :)

    Reply

  83. adit-nya niez

    2 years ago

    Jadi inget entry2 nya jeng tika yg d blogspot… ;))

    Reply

  84. ferdy

    2 years ago

    tika….tika….
    biar dikit, tapi knal dirimu…

    good luck

    Reply

  85. ferdy

    2 years ago

    tika….tika..
    biar dikit tapi rasanya aq knal dirimu….

    luck

    Reply

  86. ariawan

    2 years ago

    hiks hiks.. :(

    Reply

  87. alex®

    2 years ago

    Dan ketika sayah duduk di sofa empuk bersebelahan dengannya, menikmati seseruput kopi panas, sayah termangu lama. Dan pelan-pelan, cuma bisa bilang :

    Well, punya hidup ajah, ituh udah modal, Tuan..

    Ya… saya juga ingat waktu dipandangi begitu…

    Masih hidup itu memang sebuah modal, Tik. Jadi, jangan pernah menyerah. Setiap orang punya jalur hidup masing-masing… ;)

    *seruput kapucino panas*

    *diguyur kopi* :))

    Reply

  88. masrebo

    2 years ago

    Halo Mbak Tik, salam kenal dari sayah :) Oh ya, Kuliahnya dah beres blom…?

    Reply

  89. mbakDos

    2 years ago

    lho lho… jadi mau bikin Apartemen Lautan Asmara???
    mbok aku ikuuttt…

    Reply

  90. rama

    2 years ago

    ada apa sih?? kok rame banget??

    Reply

  91. getarCinta

    2 years ago

    beTul-betul tuan seRasabeken.. saking bekennya yang komen lebih dari delapanpuluh :))

    Reply

  92. stey

    2 years ago

    enaknya tuh kalo udah selesai kuliah, kerja udah bener, mapan, baru seneng2..KAPANNN??huhuhuhu..

    Reply

  93. detnot

    2 years ago

    Weh…siapa sih mahasiswa abadi ituh?

    *kedip kedip

    Reply

  94. deniar

    2 years ago

    Nice story.

    Reply
  95. yups…
    punya hidup aja itu udah modal…
    modal yang jarang banget gue optimalin…

    Reply

  96. EsTehTawar

    2 years ago

    Tuan serasabeken mo bikin apartemen lautan asmara?

    Reply

  97. Macdots

    2 years ago

    Manusia adalah Menurut apa yg dipikirkan nya…..

    Reply

  98. Ries

    2 years ago

    Mbok tulisannya dijadiin buku Tik, Kambing Kebangetan begitu :lol:

    Pol tulisane.

    Reply

  99. TonSicky

    2 years ago

    Tulisannya menyentuh hati, jadi inget teman di bandung yang sedang berusaha menyelesaikan kuliahnya yg terlunta-lunta gara2 sering bergaul ..

    Gaya menulisnya juga bagus, menarik dan tidak membosankan, ditambah dengan pemilihan kata dan EYD yang baik

    Keep writing aja deh

    Saya nggak punya blog, jadi numpang mbaca saja, mudah2an diizinkan, Soalnya saya yakin blog tidak dibuat untuk dibaca oleh blogger saja,

    Heheheee

    Reply

  100. woelank

    2 years ago

    hmmm…
    been there..
    do that…
    walopun ga graduate…
    tapi bisa hidup berkat keahlian..
    sigh..
    salah jurusan atau salah pergaulan?
    :(

    Reply

  101. iphan

    2 years ago

    jadi, postingan separo curhat pribadi ini adalah tulisan motivasi juga ya? :D

    Reply

  102. Adham Somantrie, ST.

    2 years ago

    seratux!!!!

    Reply

  103. alex®

    2 years ago

    Ehm… di komen ke 101 (atau 102?) ini, titip pesan buat Si-Tuan-Serasa-Beken™ itu, Tik: Mata kita sering melihat pelangi di atas kepala orang lain, bukan diatas kepala kita sendiri.

    I wanna say been there done that anymore. But then I realized, it doesnt help.

    Well… all that she he has to do is keep the faith, take it one step at the time… and keep smiling…

    God bless her him, Tik. Tell it to her him ;)

    Reply

  104. alex®

    2 years ago

    Ehm… di komen ke 101 (atau 102?) ini, titip pesan buat Si-Tuan-Serasa-Beken™ itu, Tik: Mata kita sering melihat pelangi di atas kepala orang lain, bukan diatas kepala kita sendiri.

    I wanna say been there done that. But then I realized, it doesnt help at all.

    Well… all that she he has to do is keep the faith, take it one step at the time… and keep smiling…

    God bless her him, Tik. Tell it to her him ;)

    *koreksi* :P

    Reply

  105. underdos

    2 years ago

    wew pengen deh jadi beken

    Reply

  106. Nike

    2 years ago

    Tak kirain buat novel mbak :D

    Reply

  107. emyou

    2 years ago

    Ada yang curcol hehehe….

    Reply
  108. ‘Koleksi bacaannya cukup mencengangkan untuk socialite seperti si Tuan inih’.

    *jadi nginep berapa malam ituh . . . . :P

    Reply

  109. Marisa

    2 years ago

    Sama, been there done that.
    Tapi gue pribadi ngga pernah nyesel pernah jadi anak band atau clubber, daripada jadi bagian sekumpulan moralis cetek, nalarnya ngga jalan, pengecut lagi ..karena ngga bisa langsung ngomong di depan generasi muda yang bergaya hidup seperti itu. Dan biasanya sih ngga bisa ngasih solusi, cuman bisa ngedumel ngga menentu.

    Mendingan bersyukur jadi orang yang punya banyak pengalaman hidup, ya ga? Jadi bisa tau membedakan antara mereka yang bisa berpikir positif dan dewasa dalam menyikapi hidup, dan mereka yang cuma bisa menyinyir sinis, sirik tanda tak mampu ..ya gitu de. :D

    Reply

  110. Andra

    2 years ago

    Tapi gak bisa kalau cuma modal hidup doang.
    eh bersyukur sih masih bisa hidip

    Reply

  111. indra1082

    2 years ago

    YUUP.
    Tim Uber sudah memastikan masuk FINAL,
    Mari kita dukung sampai jadi juara
    TIM THOMAS. Jangan Mau Ketinggalan!!!

    Reply

  112. Sumpeh Lu

    2 years ago

    Menyenangkan sekaligus menyedihkan…. That’s Life
    Jadi jalanin aja yg terbaik menurut hati nurani

    Reply

  113. ngodod

    2 years ago

    kasihan kampus, yang mahal2 ngeluarin ktm hanya untuk memenuhi napsu beberapa orang seperti kita untuk koleksi ktm

    Reply

  114. kangtutur

    2 years ago

    gantian donk Tik, kasih semangat balik ke Tuan ituh! :lol:

    Reply

  115. alex®

    2 years ago

    @ ngodod

    kasihan kampus, yang mahal2 ngeluarin ktm hanya untuk memenuhi napsu beberapa orang seperti kita untuk koleksi ktm

    :))

    Bukannya kampus memang perusahaan dgn nama perguruan tinggi yang menjual KTM mahal-mahal untuk prestise dan supremasi belaka?

    Jangan disayangkan. Saya malah bangga :-”

    *disambit Jeng Tika* :P

    Reply

  116. hujan jam 13

    2 years ago

    ……mudah2an tulisan tika dibaca sama momo,
    biar dia kepikir ga’ ketelatan kuliah trus
    temen-temen udah pada ga’ keliatan lagi batang
    idungnya di kampus……..

    * masih sering ketemu momo, tik? *

    Ah, jadi ingat tika yang baik, nemenin jalan-
    jalan di danau boyong. hehehehe…..

    Reply

  117. Chal

    2 years ago

    Blum baca, komeng dulu….

    Reply

  118. andi

    2 years ago

    wah keren bgt artikelnya.

    Reply

  119. rudy rushady

    2 years ago

    kalau aku hanya bisa gaul di internet , karena tidak suka ngobrol ngalor ngidul ,sukanya baca buk n meditasi

    Reply

  120. ghatel

    2 years ago

    sayah sunggu terharu bacanya… :(

    Reply

  121. aLe

    2 years ago

    mengingatkan akan skripsiku yg ga rampung2 ^^

    Reply

  122. madewira

    2 years ago

    euh sayah semalem ketemu GRO ndak pakek bra… dan bernyanyi bersama ShaggyDog sambil meneguk air surga :-”

    Reply

  123. Nofie Iman

    2 years ago

    Komentar pendek aja, tumben posting ginian. :)

    Reply

  124. agus

    2 years ago

    Tika nya kemana yah, komen segini banyak kok gak ada yg di jawab. :)

    Reply

  125. sluman slumun slamet

    2 years ago

    urip sakdermo ngeloni eh ngelakoni
    :d

    Reply

  126. patung pancoran

    2 years ago

    wah, tulisan yang bagus sekali. saya suka gaya penulisan situ. isinya pun menggugah sekali dan mencerahkan. thumbs up.

    Reply

  127. Fiz

    2 years ago

    Memang ada yang lebih penting dari ngopi?

    Reply

  128. antobilang

    2 years ago

    kamu nggak sendiri, tik. :D

    Reply
  129. Rasanya inih cerita hidup situh, tapi di ubah ke tokoh laen, getoo yak ???

    Reply

  130. Nada taufik

    2 years ago

    Tika,, banyak banget ya komen orang-orang di blog mu kayak jadi komunitas dalam sini.. hehehe..

    Apakabar Tika? Gimana kemaren jadi ke Jakarta kah??

    Reply

  131. elang

    2 years ago

    Reply-nya banyak sekali. saya kagum, ternyata banyak yang tersentuh…. pastinya (yang reply, bukan tika)teringat secuil pengalaman pribadi mereka.

    Tapi hidup yang tidak digauli memang tidak gaul untuk dihidupi.

    Reply

  132. bapur

    2 years ago

    jadi ngeri kejadian yang sama ni, huhuhuhh

    Reply

  133. CY

    2 years ago

    Hoohh.. jadi Tika kalo dugem ga pernah bayar ya??
    *speed reading*
    *plak!!*

    Reply

  134. landy

    2 years ago

    Makasih tulisannya , ajdi semangat lagi neh , secara saya sudah mau menyerah dengan kehidupan, makasih,makasih dan makasih

    Reply

  135. ega

    2 years ago

    waduhh,,,,
    pria macem gene…biasanya cling2 bgt pas jamannya…
    jadi demen

    Reply

  136. JagoanNeon

    2 years ago

    wew, ngomongin gw yach … duuuuuuh ,,,, jadi malu …
    hiksz … gimana dunks … arrrgggggh …

    Reply

  137. terserah

    2 years ago

    Kalo gak pake beken n dugem… aku banget nih…. :D

    Salam kenal…

    Reply

  138. bubba

    2 years ago

    kembali ke kampus ketika semua teman sudah lulus memang berat, apalagi sampai beberapa teman yang dulu saya plonco sudah mentraktir saya gaji pertamanya… tough!

    Reply

  139. abdee

    2 years ago

    wahhhh… aku bangeettt nih. Tapi minus beken2an dan dugem.
    Kalau aku ngabisin waktu kuliah untuk kerja sambilan dan organisasi…

    Reply

  140. b-dealerpulsa

    11 months ago

    nice post lah. hehehe..

    Reply

Leave a Reply