Waktu nunggu obat si Pakdhe yang terpenjara infus (karena jelas-jelas dia ndak terkapar) diracik di Apotek Rumah Sakit, sayah sempat berprofesi sebagai Ahli Kesuburan Wanita. Pesertanya, 2 orang ibu (yang ndak habis pikir mimpi apa semalem), dan seorang anak perempuan berumur sekitar 8 tahun. Sayah yang lagi bengong-bengong bergembira di kursi tunggu Apotek, ndak sengaja [...]
Si Bapak Tua sedang sakit. Mendekam di salah satu kamar rumah sakit Bogor. Diagnosa Dokter, si pesakitan menderita radang di empedu. Diagnosa si pesakitan, dirinya masuk angin. Titik. Pake ngotot.
Hari keempat puasa. Masih dalam rangkaian 10 hari pertama menahan lapar, haus, dan hawa napsu. Seorang lelaki, setengah baya, bertelanjang dada, berkata dengan sebal, “Kamu itu kan istriku. Kenapa sih kamu itu suka banget dengerin kata suami orang?
Sayah juga heran ituh.. Lha wong orang tambah deket sama mati kok malah diselametin.. Atau mungkin memang itu makna memberikan selamat untuk orang yang ulang tahun. Biar yang makin dekat dengan bau tanah bisa terhibur. Terimakasih untuk ratusan ucapan selamat di Facebook. Plurk. Twitter. Sms dan tilpun. Sayah agak kebingungan membalas satu demi satu. Tapi [...]
Sayah ini anak bawang di kota Jancukarta. Baru 4 bulan sayah tinggal di ibunya kota yang laknat inih. Blom punya kendaraan pribadi. Bukan karena ndak mampu, tapi karena ndak enak kalo nanti dijuluki mampu. Jadi ya kalo kesana dan kesini, semampunya dan seadanya. Kalo ada yang bawa mobil, ya saya mampunya nebeng. Kalo ada yang [...]
Sumber gambar dari sini. Pagi tadi, sayah sama Bu Guru Pito kelaparan. Cari sarapan bubur ayam. Pesan bubur 2 mangkok. Teh tawar 2 gelas. Ditemani Bapak-Bapak 2 biji. Udara pukul 7 pagi masih seger banget. Angin sepoi-sepoi tumben-tumben mengalir. Bubur ayam jadi makin ditunggu perut. Suapan pertama, Bapak-Bapak di sebelah ngobrol : Bapak A : [...]
Heboh. Marshanda yang lagi nangis dicari disana dan disini. Dan di keremangan malam, Bang Noordin menorehkan tinta. Menulis surat. Untuk Marshanda. Dek Chacha terchintha.
Endonesa ulang tahun. Para pejuang mengangkat senjata. Ndak punya kolor runcing, bambu runcing diangkat. Sayangnya, ketika tiba waktunya bernyanyi bersama sebelum berangkat adu senjata, NICA datang menyerbu markas. Jadilah para pejuang tak berkutik, sambil terus bernyanyi. Bagai mayat hidup membawakan lagu “tujuh belas agustus”.. Kecuali 2 orang gila yang masih terus menandak-nandak joget gila goyang [...]
Di atas ituh, adalah gambar asbak. Bukan mangkok. Apalagi sandal jepit. Asbak, fungsinya buat tempat pembuangan abu rokok. Betol..? Betooolll..
Seperti kata Paman Tyo, iklan satu ini memang pada akhirnya jualan. Tapi narasi ceritanya membuat sayah dan Pakdhe Ndoro tadi malem memutar berulang-ulang untuk liat lagi.. liat lagi.. trus liat lagi..
Masih seputar Noordin Nge Top. Berita tentang pengantin-pengantin yang direkrut buat menjalankan misi pengeboman jadi rame diberitain disana dan disini. Kok ya di milis nganu, ada temen sayah (kita sebut dia Joko) melempar email tentang pengakuan pengalaman direkrut jadi anggota . Sayah ndak tau, ada hubungannya apa ndak.
Sepanjang reality show penyergapan (yang katanya) sarang teroris Noordin M Top di Temanggung, Facebook dan Plurk rasanya jadi ajang curhat bareng.. Dan buwanyak banget status Facebook kocak, misalnya : • Muhammad Khusen Yusuf : bagaimana kalo siaran langsung memburu teroris dikelola profesional seperti liga inggris? • Muhammad Khusen Yusuf : ada gaya baru dalam bercinta,”noordin on top.” katanya [...]
Tiba-tiba hampir semua Google Reader sayah bertemakan satu hal. “Ditemukan blog yang membuat keterangan resmi tentang pengeboman JW. Marriott dan Ritz Carlton Jakarta. Blablablabla…” Pertama kali sayah baca tentang blog Bushro yang inih dan blog Bushro yang ituh, dari tulisan Pakdhe Ndoro. Lalu nemu di blog lain. Dan kemudian di TV. Di situs-situs berita online. [...]
Sayah punya Ibu. (Ya iyalah.. Masak lair dari batu..?!! Kalo bener dari batu, sayah tentu sodaranya Sun Go Kong.. Eh, Sun Go Kong lair dari batu ndak sih?) Unik. Kadang menjengkelkan. Kadang kocak. Lebih sering menjengkelkan (buat sayah) sebenernya. Tapi semakin banyak usia sayah, berganti pola pikir dan lingkungan hidup, kok ya yang tadinya menjengkelkan [...]