Senyum Untuk Indonesia ituh..

Senyum Anak Wasior

Banyak berita bikin pengen ngamuk akhir-akhir ini. Pembantaian kelompok Ahmadiyah di Cikeusik tanggal 6 Februari kemarin. Belum genap 24 jam, tiba-tiba ada huru-hara pembakaran gereja di Temanggung. Timeline di twitter pun lalu memanas. Emosi. Kecewa. Sakit hati. Tudingan. Kutukan. Cemoohan.

Dan sayah inih satu di antara sekian mereka yang ikut emosi, ikut menyebarkan kabar terbaru yang didapat, ikut memantau tayangan TV, tapi lama-lama kepala sayah jadi cenut-cenut.. :(

Lha kok tiba-tiba satu dari sekian twit panas, ada satu twit yang bikin sayah jadi lumayan adem dari account @pepatah.

Jangan pernah meremehkan kekuatan sebuah senyuman, karena #senyum adalah sesuatu yg indah yg mampu mengubah hidup seseorang. #pepatah

Aih, lalu sayah inget cerita si Mimit, yang dia sampaikan lewat account twitternya.
Ceritanya si Mimit lagi nyetir di jalan. Trus lewatlah mbak-mbak penjual es krim yang naik sepeda. Es krimnya sih ndak istimewa. Tapi bibirnya yang istimewa. Bibirnya menyunggingkan senyum.
Entah senyum si mbak itu bagaimana, tapi lantas si Mimit jadi otomatis ikut tersenyum.

Lha sayah terus jadi kepikiran. Inget beberapa hadits Rasululllah.

“Engkau tersenyum di depan saudaramu adalah sedekah”
“Janganlah kamu meremehkan kebaikan sekecil apa pun, sekalipun itu hanya bermuka manis (tersenyum) saat berjumpa saudaramu.”

Mungkin..
Ini mungkin lho ya..
Mungkin, kalau kita semua bisa memulai tersenyum tulus satu sama lain, mungkin panasnya hati dan segala syak wasangka yang memulai segala prahara, bisa diredam.
Sekali lagi, ini mungkin.
Lha wong sayah ini bukan Mario Teguh.

Lhaaa.. Terus tiba-tiba kepikiran buat mengumpulkan potret-potret senyuman dalam satu galeri.
Senyuman siapa?
Senyuman orang Indonesia.
Untuk Indonesia.

Karena ini mungkin (sekali lagi ya.. ini mungkin..) jadi pelipur Ibu Pertiwi yang sedang lara..
Karena ini mungkin dengan memandang wajah-wajah ikhlas dalam senyum, kita semua bisa jadi berpikir lebih positif.
Karena ini mungkin menjadi setitik telaga di tengah semakin maraknya hati yang panas.
Karena ini mungkin seperti yang Simbah Ed katakan pada sayah suatu malam.

“Nduk, ketika ada masih ada yang mampu tersenyum tulus, mungkin masih ada harapan untuk bangsa ini..”

Dan lalu, jadilah blog ini : http://senyumkuindonesiaku.tumblr.com/

Senyumku, Indonesiaku

Fotonya didapat dari mana?

Dari kiriman para teman tentunya. Entah itu foto yang pernah didapat ketika jalan-jalan, foto keponakan, foto anak, dll. Bahkan yang mengharukan, ada mbak Olivia yang mengirimkan foto-foto penuh senyum dari pengungsian Merapi di Magelang.

Sodara pengen berkontribusi menyumbangkan foto senyum untuk blog ini?

Gampang.

Kirimkan saja foto ke email sayah di tikabanget [at] gmail.com.
Atau twitkan saja foto yang sodara punya, dengan hashtag #SenyumIndonesia.
Pernah upload foto sebelumnya? Kalau begitu kirimkan saja linknya ke sayah, bisa lewat twitter dengan mention @tikabanget. Tentu saja pake hashtag #SenyumIndonesia.

Jadi begitu.
Sayah sedang berburu senyum. :)

35 comments on “Senyum Untuk Indonesia ituh..

  1. Jadi inget kontes p*ps*d*nt dulu :D
    tapi keren deh kalo gerakan ini dipelopori oleh warga independen, bukan institusi tertentu. keren banget mbak tikabanget :D

  2. “Engkau tersenyum di depan saudaramu adalah sedekah”
    “Janganlah kamu meremehkan kebaikan sekecil apa pun, sekalipun itu hanya bermuka manis (tersenyum) saat berjumpa saudaramu.”

    Ini yg paling suka….semoga kita semakin mudah untuk memberikan senyumannya tanpa terpaksa melakukannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *