Bagaimana? Bagaimana cara kita berkomunikasi dengan diri sendiri?

Sesi Dharma di Remedi Indonesia, hari Selasa malam tanggal 29 Februari 2016 dari sisi ingatan daku.

———

“The choices in our well being are ours to make. Make the choice to be happy.

Choose the people, things, situations, that are good for your well being by fine tuning your thoughts and emotions.”

——–

Itu tema obrolan di Remedi malam itu.
Yang lalu berular ngobrolin soal :

  • how to deliver the words to others, how to communicate to others, non violence communication.
  • cerita soal sekolah Semi Palar di Bandung dari Bumi, yang bikin daku dan si Tika Mama Sabai langsung saling lirik dan bisik-bisik,
    “Pindahin anak ke sana aja apa ya..? 😂”

Kita belajar seni memperlakukan orang lain.
Belajar berkomunikasi dengan klien, atasan, bawahan, dan lainnya.
Kita mengajari anak untuk selalu menempatkan kata “Permisi”, “Terima kasih”, “Tolong”, dan “Maaf” ke orang lain.

Penting.
Karena hidup itu bermain cantik dan bersenda gurau santun.

But the most important thing, gimana sih seni kita memperlakukan diri sendiri?
How to communicate ke diri sendiri?
Pernah gak sih kita menyempatkan minta maaf dan berterima kasih pada anggota badan kita? Yang udah setia nemenin puluhan tahun ini?

As above, so below.
As without, so within.
As the universe, so the soul.

Untuk kalian di sesi Remedi malam itu, terima kasih sudah meluangkan kasih sayang dengankuu.. 😙😙😙😙
I love you all.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *