#BaladaRana: Bagaimana Mengajak Rana Meminta Kebutuhannya Sendiri di Restoran?

​#BaladaRana – 4 tahun 2 bulan.

Ini foto kemarin malam di Applebee’s.
Rana meminta tolong Mbak Waitress membungkus minumannya, untuk dibawa pulang.

Dia makin hari makin lancar menyapa Waitress/Waiter dan memesan menunya sendiri di restoran.
Meminta sedotan sendiri.
Meminta tissue sendiri.
Bertanya di mana tempat sampah.
Bertanya di mana letak toilet.

Hal-hal kecil yang Rana pengen tau, dan bisa dia tanyakan sendiri ke penjaga atau satpam atau orang lain, sebisa mungkin daku dan Rangga mendorongnya untuk menanyakan sendiri. 
Hal-hal sepele begini ternyata lumayan banget untuk mendorong rasa percaya diri Rana agar makin lancar berkomunikasi dengan orang lain.

Ya sepele buat daku.
Kan belum tentu sepele buat Rana dan anak lain.

Tapi yaaaa tergantung mood dia juga sih. 
Hahaha.

Latihannya cukup lama.
Kayaknya gak kurang dari 6 bulan, tapi daku lupa juga persisnya. 

Terinspirasi seorang teman, sesama Emak (bernama Lina) yang melatih anaknya (bernama Lumen) untuk bisa menyampaikan segala keperluannya sendiri di toko atau restoran.
Bahkan si Lumen udah dibawa Lina ke Bank untuk menabung sendiri uang tabungannya.
Ngobrol sendiri dengan Customer Service si Bank untuk membuat akun baru.

Huwow. 🎉🎉
Usia Lumen terpaut 6 bulan aja dengan Rana.

Awalnya, Rana harus ditemani banget.
Dikasih template kalimat untuk disampaikan ke Waiter/Waitress.
(Eh itu masih terjadi sih sampai sekarang 😁).

Udah ditemani juga kadang yang akhirnya ngomong ya daku atau Rangga. 
Rana cuma melirik curiga si Mbak/Mas Waitress/Waiter-nya.. 😅😅

Kadang bahkan kata Eyangnya, daku rada kejam. 
(Tebelin muka ajalah kalo gini..)

Kalau dia minta saus tomat, ya daku persilakan dia minta sendiri.
Kalau Rana gak mau minta, oh ya sudah.
Dia gak dapet saus tomat.
Lalu dia bisa berkaca-kaca minta ditemani ngomong ke Waiter/Waitress.
Ya sudah mari ditemani. 😊
Digandeng dan dielus-elus punggungnya biar merasa disupport.

Biasanya percakapan yang terjadi seperti ini.

Rana: “Aku mau minum pake sedotan aja.”


Daku/Rangga
: “Oke. Kamu bisa minta ke Mbak Penjaga. Itu yang pake baju warna merah itu lho. Kamu bisa bilang, ‘Mbak, aku boleh minta sedotan?’. Gitu, Rana. Mau ditemani atau bisa sendiri?”

Apakah anaknya langsung mau? Hahaha ya gaklah.
Kalo dulu obrolannya bisa panjang lebar karena dia punya seribu satu alasan ngeles. Bahahaha..

Eh ternyata makin lama dia makin berani.
Makin pede buat ngomong sendiri.
Bahkan menawarkan dirinya buat mencari dan menghampiri Waiter/Waitress yang kadang entah sembunyi di mana.

Daku sih masih harus check and recheck ulang kalimat apa yang akan dia sampaikan.
Karena dia mulai bereksperiman dengan imbuhan kata me-, di-, -kan, -i.

Hasil kalimatnya jadi suka gak karuan. 😅😅
Misal dia bisa bilang:

“Mbak. Tolong dong memplastikkan minumanku..”
😅😅

Lalu respon Waiter/Waitress ke Rana gimana?
Ya beda-beda.

Ada yang menanggapi dengan senyum dan merespon dengan cekatan. 
Ada yang ketawa dulu lamaaa gitu, dibecandain dulu, baru dilayani.
Ada yang malah bengong dan bingung. 
Dan nyari-nyari di mana Bapak dan Emaknya si anak yang tiba-tiba mecungul ngajak dia ngobrol. 😅

Tapi daku senaaang.
Dia bertahap makin lancar menyampaikan kebutuhannya sendiri ke orang lain.
Menyampaikan maksudnya dengan sopan dan dengan bahasa yang bisa dimengerti.

I’m proud of her.
I’m very very proud of her. 

💓💓💓

.

6 comments on “#BaladaRana: Bagaimana Mengajak Rana Meminta Kebutuhannya Sendiri di Restoran?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *