#BaladaRana: Ke Mana Rana Menghilang?

#BaladaRana – 4 tahun 4 bulan

Coba tebak itu Rana sedang apa.. 😂😂

Terakhir daku lihat sebelum masuk dalam rumah, Rana ada di tengah garasi.
Dia nangis bete, abis turun dari Uber.

Di atas mobil Uber, sepulang sekolah, matanya udah redup.

Daku: “Rana. Ngantuk ya? Boleh bobok, tapi nanti sampai rumah aku bangunkan ya. Aku gak kuat gendong kamuu..”

Rana mengangguk.
Lalu tertidur di kursi mobil.

Bgitu sampai rumah, daku bangunkan Rana.
Daku bilang, daku gak bisa gendong dia.
Karena dia berat.
Jadi dia harus jalan masuk rumah.
(Biasanya juga gitu. Rana udah tau emaknya gak bisa ~dan gak mau~ gendong dia.)

Terus Rana ngotot gak mau berdiri.
Memilih jongkok di depan rumah padahal cuaca panaaas teriiiik.

Daku bujuk dia buat berdiri dan berjalan cepat masuk rumah. Lalu dia bisa tidur lagi di kasur.
Daku tawarkan bantuan mencopot sepatu dan bajunya.
Gagal.

Rana tetap memilih jongkok di garasi.
Mana bagian garasi yang dia pilih bukan yang teduh pula.
Bahahaha.

Daku: “Ranaa.. Aku masuk dulu ya. Aku kepanasaaan niih..”

Daku melangkah masuk ke dalam rumah.
Rana bete ditinggal emaknya.
Lalu menangis gerung-gerung.
Di garasi. 😅
Sambil tetap jongkok. 😅

Daku di pintu rumah cuma bisa menghela nafas memandang si anak ngambek.

Daku: “Maaf ya Rana. Aku gak bisa gendong kamu. Kamu berat. Aku gak kuat.
Kamu mau masuk ke dalam, atau mau nangis di situ dulu?”

Rana buang muka.
Dia memilih tetap menangis sambil tetap jongkok di garasi.
Ya udah daku tinggal cuci kaki sama ganti baju.

Tiap beberapa menit daku teriak ke Rana.

“Kalo udah mau masuk, masuk aja yaaa..
Aku mau kipasan di daleeeem.. Aku soalnya kepanasan di luar niih..”

Eh gak beberapa lama, tiba-tiba suara tangisannya hilang.
Daku intip ke garasi.
Lho? Kok anaknya lenyap?

Oooh.. 

Ternyata dia udah pindah selonjoran di teras, biar bisa senderan dinding.
😂

Ternyata dia capek jongkok.
Dan capek nangis. Bahahaha.

Geli aku..

Daku diamkan.
Mungkin dia sedang berpikir dan menenangkan diri.
Beberapa menit kemudian terdengar teriakan panik Rana.

Rana: “Mama! Aku berdarah! Kakiku kugaruk terus berdarah!”

Daku: “Woooh.. Ya udah cepet cuci kaki sana. Nanti aku kasih minyak biar cepet kering lukanya..”

Lalu Rana buru-buru copot sepatu, copot baju, cuci kaki, cuci tangan, cuci muka, ganti baju.
Dan semua kembali normal.

Bahahaha tadi itu apa yang terjadi sih..
😂😂

7 comments on “#BaladaRana: Ke Mana Rana Menghilang?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *